Tanya Jawab Hukum Perburuhan & Ketenagakerjaan (hukumonline.com)

Yaiks.. ini penting banget karena hampir semua orang akan mulai dari menjadi seorang buruh atau tenaga kerja… maka hukum tentang ini akan sangat penting kalo mau kerja beneran dan bukan kerja boong boongan… oleh karena itu kita harus mengetahui hal hal, persoalan persoalan yang mungkin kita jumpai pas menjadi buruh atau pun tenaga kerja… oke..

  1. Tenaga kerja kami (wanita) meninggal dunia dan meninggalkan suami tanpa anak. Kepada siapa kami memberikan pesangon? sebab kami ditekan oleh pihak adik almarhum agar pesangonnya tidak diberikan kepada suaminya, dengan alasan suaminya sepeninggal almarhum sudah menikah lagi. Mohon penjelasan. Terima kasih.-
  2. Saya bekerja pada bagian personalia disebuah perusahaan, saya mempunyai karyawan dengan status PKWT. Karyawan tersebut tidak performance seperti yang diharapkan, jadi perusahaan mau memutuskan hubungan kerja, dia bekerja sudah 4 bulan. Apa saja hak dan kewajiban perusahaan apabila memutus kontraknya di tengah jalan tersebut. Terima kasih atas perhatian.
  3. Berapa jam kerja dalam 1 minggu menurut peraturan yang berlaku di Indonesia dan dasar hukumnya? Untuk kontrak permanen benarkah bila sudah 3 x kontrak maka perusahaan harus memberikan kontrak permanen atau harus di PHK dan dasar hukumnya? Terimakasih.
  4. Dalam peraturan perusahaan saya apabila pekerja mengundurkan diri dari perusahaan maka “Pekerja yang mengundurkan diri akan menerima uang penghargaan masa kerja dan ganti rugi sesuai ketentuan UU No.13/2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 156″. Bagaimana dengan uang pisah kalau tidak di atur dalam perusahaan? Ini berarti perusahaan memberikan saya uang penghargaan masa kerja sesuai UU Ketenagakerjaan, kan? Mohon penjelasannya.
  5. Saya adalah seorang karyawan disalah satu perusahaan swasta dengan masa kerja 3 tahun 9 bulan 15 hari dengan status karyawan tetap dan telah mengundurkan diri secara baik2 atas kemauan sendiri. Dengan status seperti saya tersebut, pertanyaan saya adalah : 1. Apakah saya bisa mendapatkan uang jasa? apa dasar hukumnya? 2. Bila pada akhirnya pihak perusahaan menyatakan bahwa saya tidak mendapatkan uang jasa tetapi berdasarkan peraturan yang berlaku saya dinyatakan mendapatkan hak atas uang jasa, bagaimana prosedur dan cara menyelesaikannya? Demikian pertanyaan dari saya, atas perhatiannya disampaikan terima kasih.
  6. Masalah-masalah apa saja yang harus dicermati dalam pemborongan pekerjaan? Terimakasih.
  7. Rekan saya dalam proses PHK setelah sebelumnya melewati masa skorsing. Beberapa kali sidang di P4D dan putusan akhir P4D (15 Maret 2005) menyatakan Perusahaan wajib membayar pesangon kepada rekan saya tapi Perusahaan mengajukan banding ke P4P (28 Maret 2005) dan rekan saya juga mengajukan kontra banding. Namun pada 19 September 2005 rekan saya meninggal karena sakit. Bagaimana status rekan saya apakah otomatis PHK atau proses di P4P masih berlanjut. Sampai saat ini belum juga ada kelanjutan (surat) dari P4P mengenai proses PHK tersebut sejak April 2005. Terima kasih.
  8. Apakah karyawan yang masih dalam status kontrak berhak untuk memperoleh tunjangan fasilitas kerja? dan apakah bleh tunjangan itu di advance untuk 5 tahun? Terima kasih.
  9. Seorang security telah tidur pada saat bertugas sehingga barang yang dijaga didekatnya hilang (harga barang puluhan juta rupiah). Apakah security tersebut boleh langsung diphk atau harus melalui persidangan di pengadilan, sementara pada saat pemeriksaan polisi dinyatakan bahwa security tersbut tidak terlibat dengan pencurian barang tersebut, hanya benar-benar tidur pada saat bertugas (menyalahi prosedur kerja), kemana pengusaha harus mengadukan, apakah ke P4D atau harus ke pengadilan dulu dan bagaimana jika security tersebut langsung di PHK. Apa maksud keputusan Mahkamah Konstitusi tentang pembatalan pasal 158 UU no 13 tahun 2003?
  10. Saya adalah karyawan dari salah satu perusahaan swasta yang berdomisili di Jakarta, saya telah bekerja di perusahaan ini sejak tahun 2000 hingga kini dengan status sbb: 1. Kontrak I thn 2000-2002, 2. Kontrak II thn 2002-2003, 3. Kontrak III thn 2003-2004, dan 4. Kontrak IV thn 2004-hingga kini. Sampai sekarang status saya masih kontrak, ada beberapa yang ingin saya tanyakan: 1. Apakah benar menurut UU Ketenagakerjaan perusahaan saya yang telah mengikat kontrak kerja terhadap saya hingga 4 kali periode? 2. Kontrak saya akan berakhir bulan ini, di perusahaan saya berlaku bahwa jika seorang karyawan tidak mau diperpanjang kontraknya, maka saya dianggap mengundurkan diri dan tidak dapat pesangon, tolong berikan pasal dari UU Ketenagakerjaan bahwa apa yang berlaku di perusahaan benar/salah 3. Apakah hitungan masa kerja pesangon dihitung jika seorang karyawan telah bekerja selama 3 tahun dan bukan dihitung waktu tahun pertama karyawan bekerja Atas perhatiannya, saya ucapkan banyak terima kasih atas informasi yang diberikan.
  11. Saya adalah general manager disebuah perusahaan yang bergerak di bidang retail. Pertanyaan saya berkisar pada beberapa karyawan kami yang sering sekali datang terlambat dan sudah berkali-kali diperingatkan tapi tetap saja datang terlambat. Nah untuk mendisiplinkan mereka apakah diperbolehkan memotong upah pekerja yang datang terlambat berdasarkan gaji per jam orang tersebut (gaji bulanan / hari kerja / jam kerja dlm 1 hari). Sebab menurut UU No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 93 ayat 1 dan pasal 95 ayat 1,  Pihak perusahaan diperbolehkan memberi denda pada karyawan yang tidak melakukan pekerjaannya (karena tidak datang pada jam mulai kerja). Apakah ini betul? Jika hal ini tidak diperbolehkan apakah yang kami harus lakukan? Apakah tidak ada tindakan displiner selain mem-phk karyawan (dimana menurut saya itu yang mereka mau agar mendapat pesangon). Terima kasih.
  12. Bagaimana sebetulnya secara umum hubungan intern pekerjaan diatur dalam suatu badan hukum yayasan. Apakah yayasan tersebut harus menundukkan diri pada institusi depnaker/dinas tenaga kerja.Bila terjadi konflik di kemudian hari, bagaimana lantas mekanisme penyelesaian konfliknya?
  13. Sebenarnya apa perbedaan antara pekerja harian dan pekerja bulanan?… terimakasih
  14. Menurut UU 13 /2003 pasal 155 ayat (3) dikatakan bahwa Pengusaha dapat melakukan penyimpangan terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 155 ayat (2) berupa tindakan skorsing kepada pekerja/buruh yang sedang dalam proses pemutusan hubungan kerja dengan tetap wajib membayar upah berserta hak-hak lainnya yang biasa diterima pekerja/buruh. Selama masa skorsing dalam proses pemutusan hubungan kerja, 4 bulan pertama dibayar 75% alasannya di PK perusahaan ditentukan hal tersebut. Pada bulan ke 5 dan 6 dibayar 100% karena PK telah diperbaharui. Tetapi setelah sidang P4D diadakan dan belum ada keputusan dari P4D, perusahaan tidak bersedia membayar upah dan hak-hak lain yang biasa diterima pekerja lagi. Pertanyaan saya: apakah benar hal yang dilakukan perusahaan dan dasar hukumnya apa ? Jika hal diatas merupakan penyimpangan, tindakan apa yang dapat dilakukan pekerja?
  15. saya adalah pekerja waktu tertentu yang dibayar bulanan, yang mengundurkan diri sebelum masa kontrak habis. Alasan mengundurkan diri adalah tidak ada job description yang jelas (saya diperintahkan bekerja untuk kepentingan pribadi atasan saya, sebagai distributor MLM). Apakah pasal 62 berlaku? Apakah saya harus mengganti senilai uang kontrak yang belum saya terima? Saat ini perusahaan menahan ijazah saya sebagai jaminan agar saya membayar penalty tersebut.
  16. Saya mohon bantuan, Apakah betul di UU tenaga kerja sebelum ini (no 13/2003) diatur bahwa pengunduran diri karyawan selambat-lambatnyanya 2 bulan sebelum tanggal pengunduran diri. Sebab peraturan yang baru UU no 13/2003 yang saya tahu hanya 1 bulan. Mohon berikan saya acuan atau kopian yang menyatakan hal tersebut
  17. Menurut ketentuan peralihan Undang-undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dalam pasal 191 dikatakan bahwa semua peraturan… tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dan/ atau belum diganti dengan peraturan baru…. Apakah artinya “dan/ atau” dalam pasal tersebut diatas ? Apakah dapat diartikan bahwa kepmen masih berlaku karena belum ada Kepmen pengganti yang sesuai dengan UU?
  18. Saya bekerja di perusahaan konstruksi sudah hampir 17 tahun. Persoalan yang saya hadapi adalah sebagai berikut: 1.Uang Jamsostek yang dibayarkan tidak sesuai dengan gaji yang saya terima sekarang, gaji saya sekitar Rp.2 juta tapi uang jamsostek yang dibayarkan hanya Rp.271000. Apa yang harus saya lakukan dan kemana saya bisa mengadukan masalah ini? 2.Apabila saya mengundurkan diri tapi tidak sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan oleh UU No.13 pasal 162 ayat 3a. Apakah hak saya bisa dibayarkan sesuai dengan UU tersebut?
  19. Undang-undang Penyelesaian  Perselisihan Perburuhan (UU PPHI) mulai berlaku Januari 2005 yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana kepastian hukum terhadap putusan P4P dengan berlakunya UU PPHI tersebut dan pengadilan manakah yang berwenang memeriksa perkara tersebut?
  20. Saya adalah karyawan perusahaan outsourcing yang dipekerjakan di salah satu perusahaan produk kimia. Sampai saat ini (salama 3 tahun) saya masih dikontrak oleh perusahaan outsourcing. Sepengetahuan saya perusahaan outsourcing harus ada ijin resmi dari Menteri Tenaga Kerja. Kenyataannya, perusahaan outsourcing saya dipekerjakan tidak mempunyai ijin tersebut, hanya bermodalkan SIUP dari Departemen Perindustrian. Bagaimana akibat hukum hubungan kerja saya dengan perusahaan outsourcing maupun Perusahaan tempat saya dipekerjakan (Produk kimia) tersebut?
  21. Saya bekerja di perusahaan outsourcing di Jakarta, ada masalah konvensional yang sering muncul dan mohon diberikan jawaban tentang kemenduaan peraturan perusahaan. PERATURAN PERUSAHAAN mana yang harus dipakai? Tempat bekerja atau perusahaan outsourcing? atau boleh dua-duanya.terimakasih
  22. Saya pegawai outsourcing salah satu bank, yang ingin saya tanyakan apakah benar bahwa outsourcing di Indonesia belum ada dasar hukum yang mengaturnya? Sehingga karyawan tidak mempunyai bargaining power? Terima kasih
  23. saya telah bekerja selama 3 tahun 2 bulan. bila saya mengundurkan diri, maka berdasarkan UU ketenagakerjaan 2003, menurut saya, saya akan memperoleh uang ganti kerugian sebesar 15% dari uang pesangon + uang masa kerja, sehingga perhitungannya adalah : (4 + 2)*gaji pokok*15%. Namun perusahaan menyatakan saya tidak memperoleh uang ganti kerugian atau apapun (karena saya mengundurkan diri), dan hal ini telah diputuskan secara Group Company, bahwa setiap karyawan group company tersebut yang mengundurkan diri tidak akan mendapat apapun. Yang menjadi pertanyaan saya, apakah ketentuan company lebih kuat hukumnya dibanding dengan UU, dan bila company tetap tidak mau membayar hak saya apakah yang sebaiknya saya lakukan, karena pada dasarnya saya ingin mengundurkan diri secara baik2, dan record yang baik pula. Mohon penjelasan. Terima kasih.
  24. Apakah ketentuan-ketentuan yang ada dalam UU no 13 th. 2003 dapat disimpangi dengan ketentuan-ketentuan yang ada dalam Kesepakatan Kerja Bersama yang dibuat oleh pihak ybs? Penyelesaian perselisihan perburuhan yang bagaimanakah yang bisa diambil oleh para tenaga kerja berjangka waktu tertentu? Apakah dalam penyelesaian perselihan tersebut, ketentuan dalam UU no 13 th 2003 tentang penyelesaian perselisihan perburuhan juga berlaku bagi para tenaga berjangka waktu tertentu? Sebelumnya saya mengucapkan banyak terima kasih.
  25. JIka perhitungan lembur berdasarkan upah (gaji pokok ditambah tunjangan tetap), bagaimana dengan perhitungan absent, apakah pemotongannya berdasarkan upah (gaji pokok ditambah tunjangan tetap) atau berdasarkan gaji pokok saja ? Saya tidak dapat mengakses dokumen SE-11/M/BW/1990, dapatkah pengasuh memberikan sedikit penjelasan atas “tidak masuk kerja” berdasarkan SE tersebut ? Terimakasih.
  26. Dimana posisi pegawai kontrak dan borongan dalam serikat pekerja, saya lihat di Bali hampir semua anggota serikat pekerja hanyalah pegawai tetap, saya pingin tau apakah staf kontrak dan borongan berhak ikut menjadi anggota serikat pekerja
  27. 1. Dengan melihat ayat 3 : … diperpanjang ATAU diperbaharui. Bolehkah KKWT memakai sistem diperpanjang DAN diperbaharui sekaligus (misal setelah diperpanjang lalu diperbaharui lalu diperpanjang lagi lalu diperbaharui lagi demikian seterusnya), atau hanya salah satu (misal diperpanjang saja ATAU diperbaharui saja) ? 2. Dengan melihat ayat 6 : … pembahruan KKWT HANYA BOLEH DILAKUKAN 1 KALI dan paling lama 2 tahun. Contoh kasus : “A” sebagai buruh KKWT 1 tahun, setelah lewat masa 1 tahun ini, kontrak A DIPERPANJANG lagi 1 tahun. Setelah perpanjangan kontrak ini selesai, “A” diberhentikan masa kontraknya (dengan membuat perjanjian bahwa si “A” akan dipekerjakan lagi setelah 1 bulan). Setelah 1 bulan “A” dipekerjakan kembali memakai istilah DIPERBAHARUI dengan sistem kontrak lagi 1 tahun. Setelah lewat 1 tahun, kontrak “A” DIPERPANJANG lagi 1 tahun. Setelah perpanjangan kontrak (yang ke-2) ini selesai, “A” diberhentikan masa kontraknya. Setelah 1 bulan “A” dipekerjakan kembali memakai istilah DIPERBAHARUI (lagi) dengan sistem kontrak lagi 1 tahun. Demikian seterusnya sehingga si “A” tidak pernah menjadi KKWTT (permanen). Pertanyaanya : Bolehkah contoh di atas menurut UUK 13/2003 Psl 59 yang ayat 6-nya mengatakan PEMBAHARUAN HANYA BOLEH 1 KALI ? Terimakasih atas jawaban yang akan diberikan.
  28. Saya baru saja bekerja selama dua minggu, saat saya mulai bekerja saya ditawarkan Surat Penawaran untuk ditandatangani yang isinya hanya memuat posisi, gaji, dan lamanya saya harus bekerja ( 2 tahun) saya. (Surat ini ditulis dalam bahasa Inggris) Saat ini saya ingin mengundurkan diri, apakah dengan menandatangani surat penawaran yang keadaannya demikian dapat dikatakan bahwa saya memiliki keterikatan kerja atau penandatanganan tersebut hanya sebagai tanda bahwa saya mengesahkan adanya penawaran kerja yang demikian keadaannya ? Apakah saya dapat terkena sanksi hukum apabila mengundurkan diri ? Apakah surat tersebut sah sebagai perjanjian kerja sama mengingat ditulis dalam bahasa Inggris ?
  29. Saya mau bertanya tentang prosedur PHK karyawan 1. Jika karyawan di PHK dengan alasan efisiensi, betulkah perusahaan harus membayar uang pesangon sebesar 2 kali pasal 22, uang penghargaan masa kerja sebesar 2 kali sesuai ketentuan pasal 23 dan uang ganti kerugian sebesar 2 kali sesuai ketentuan pasal 24? 2. Sesuai pasal 24 “penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan ditetapkan sebesar 15% dari uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja apabila masa kerjanya telah memenuhi syarat untuk mendapatkan uang penghargaan masa kerja” 15% tersebut apakah dari total keseluruhan uang pesangon ditambah uang penghargaan? Apakah uang pengobatan termasuk kedalam yang 15% juga? 3. Haruskah perusahaan membayar (sesuai pasal 24) walaupun karyawan tersebut belum diterima kerja diperusahan lain ” biaya atau ongkos pulang untuk pekerja dan keluarganya ke tempat dimana pekerja diterima bekerja”, dan sebesar berapa? 4. Apakah perusahaan perlu membayar uang THR dan bagaimana penghitungannya? Apakah THR termasuk dalam penghitungan pembayaran pesangon dan uang penghargaan? 5. Kalau status karyawan part time, apakah tetap menerima pesangon?
  30. Apabila kami KKWT selama 4 tahun terus menerus tanpa terminate/break, apakah dalam perpanjangan kontrak berikutnya menjadi KKWTT (employee permanent) ataukan tetap ataukah dapat di outsourcing ? 2. Bila terjadi outsourcing atau diterminasi atau diberhentikan oleh perusahaan bagaimana sebaiknya sikap kami dan bagaimana dengan uang pesangon. 3. Dalam kasus kedua mungkinkah kami mendapat kompensasi kemahalan yang lebih dari kriteria pasaal 164 ayat 3, karena menurut kami sebenarnya perusahaan telah melanggar UUK 13/ 2003 pasal 59 ? Mohon bantuannya masukannya, karena kami sedang dalam kasus ini dan harus segera kami selesaikan. Terima kasih.
  31. Apakah Kepmennakertrans no.150/2000 masih berlaku sampai saat ini ….?. Kalau ya, rumus untuk pesangon karyawan itu bagaimana? dan Kalau tidak, UU no berapa yang berlaku sekarang 2003 dan bagaimana pula rumusnya..?
  32. Saya bekerja pada sebuah proyek kerjasama internasional mulai Maret 1999. Perjanjian kerja kami memakai aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Kontrak kerja saya habis bulan maret 2003 ini namun proyek berkehendak memperpanjang kontrak saya hingga Maret 2004. Pertanyaannya adalah: 1. Apabila saya tidak memperpanjang kontrak yang ditawarkan, hak-hak apa sajakah yang berhak saya terima (misal pesangon, uang jasa dll) dan bagaimana perhitungannya? 2. Apabila saya memperpanjang kontrak kerja saya, hak-hak apa sajakah yang akan saya terima bila nanti selesai kontrak pada bulan Maret 2004? Bagaimana perhitungannya? 3. Setahu saya menurut Keppres 150 tahun 2000, karyawan yang bekerja lebih dari 3 tahun dianggap sebagai karyawan tetap dan bila perusahaan melakukan PHK maka karyawan berhak pesangon 2 kali lipat dari ketentuan pesangon yang ada. Apakah dengan UU tenaga kerja yang baru, pelipatan jumlah pesangon ini masih berlaku? Terima kasih
  33. Kami adalah pengusaha dibidang perhotelan di Bali. Akhir-akhir ini,terutama setelah Bomb Bali tanggal 12 Oktober, omzet kami menurun drastis hingga perusahaan sering merugi. Yang ingin kami tanyakan adalah bolehkah kami mengajukan PHK dengan alasan Force Majeur dan dengan demikian pesangon yang diberikan adalah 1X Kepmen? Dan, dimanakah saya boleh mendapatkan/ mencari definisi Pemerintah mengenai Force Majeur? Di situs: http://www.library.yale.edu/~llicense/forcecls.shtml dijelaskan bahwa Force Majeur tidak harus bencana alam maupun wars & riots namun juga dapat mencakup “performance failures of parties outside control of the contracting party not caused by negligence” contoh: disrupsi servis telepon dikarenakan kerusakan pada TELKOM; apakah di Indonesia juga diterapkan hal yang sama? Saya terima kasih sekali atas adanya rubrik ini yang membantu orang awam seperti saya dapat melakukan business. Terima kasih.
  34. Kami bekerja di wilayah kerja sebuah perusahaan X dan kami bekerja selama 5, dan selama ini kami hanya menandatangi kontrak tiap tahunya; yang perlu diketahui terlebih dahulu bahwa 1. kami bukan karyawan perusahaan X tapi karyawan sebuah yayasan Y (akta notaris)untuk melayani karyawan X 2. dua tahun terakhir tidak menandatangi kontrak tapi masih tetap dipekerjakan 3. isi kontrak hanya berisi kewajiban kerja dan gaji. kami (15 orang tenaga skill sederajat SLTA) merasa terombang-ambing tentang masa depan kami karena status kami yang tidak jelas. Pertanyaan 1. apakah kami ini termasuk tenaga kerja legal / ilegal (ada dasar hukumnya) 2. apakah kami tidak bisa menjadi karyawan permanen sebelumnya kami ucapkan terimakasih
  35. Seorang karyawan swasta sudah 5 hari berturut-turut tidak masuk kerja tanpa pemberitahuan ke atasan maupun ke bagian personalia. Pada saat masuk, dia dipanggil bagian personalia dan kepadanya diberikan surat PHK yang ditanda tangani oleh pimpinan perusahaan karena dinilai telah mangkir/ bolos masuk kerja. Apakah PHK itu sah menurut UU ketenagakerjaan? Sebenarnya prosedurnya atau tata caranya bagaimana?
  36. Apakah benar Permen 03/1987 tidak berlaku pada karyawan yang mendapat upah bulanan
  37. Berdasarkan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003, pada pasal 59 ayat 7, dinyatakan bahwa status KKWT dapat berubah demi hukum menjadi KKWTT jika tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud ada ayat 1, 2, 4, 5 dan 6 pasal 59 tersebut. Apakah karyawan tersebut secara otomatis dapat menjadi permanent employee?. Contohnya seperti kami pekerja diperusahaan x, dengan masa kerja 4 tahun berjalan tanpa ada terminate/break ( 1 bulan )dan sudah merupakan perpanjangan kontrak kerja waktu tertentu yang ke 4 kali. Pertanyaan kedua: Apakah ada perbedaan antara KKWTT dengan permanent employee ?, apakah yang dimaksud dengan KKWTT itu sama dengan outsourcing yang sekarang sedang mengemuka dan meresahkan karyawan ?. Terima kasih atas bantuan bapak.
  38. Saya bekerja di sebuah perusahaan, selama 1 tahun dengan status pegawai kontrak. Bila di PHK oleh perusahaan, karena alasan efisiensi. Namun pemberitahuannya secara mendadak (kurang 1 bulan)Bagaimana menurut hukum? dan apakah saya dapat uang pesangon/uang jasa.
  39. Bagaimana apabila ada karyawan yang di PHK bukan karena kesalahan pekerja (dengan alasan perusahaan melakukan efisiensi),dan karyawan tersebut memiliki masa kerja 2 tahun 11 bulan, apakah perusahaan hanya memberikan uang pesangon atau ditambah uang penghargaan masa kerja serta uang penggantian hak, kemudian apakah karyawan tersebut perlu diskorsing dahulu sebelum ijin PHK dari depnaker keluar, dalam artian manakah yang berlaku tanggal diajukannya ijin PHK atau tanggal keluarnya ijin tersebut dari depnaker? Tambahan lagi dalam proses tersebut peraturan mana yang berlaku Kepmen 150 sesuai peraturan perusahaan ataukah UUK yang baru?
  40. Saya telah menandatangani kontrak yang akan selesai Des 2003, namun kontrak saya dihentikan sampai bulan januari 2002, apakah saya berhak mendapatkan sisa uang kontrak saya?
  41. Mohon diinformasikan mengenai Keputusan Menaker No.78 tahun 2001 atau kalau mungkin peraturan Penyelesaian PHK dan Penetapan Uang Pesangon, Uang Penghargaan Masa kerja dan Ganti Rugi di Perusahaan. Bagimana pula apabila seorang karyawan dengan masa kerja 3 tahun mengundurkan diri apakah mendapatkan uang pesangon, uang jasa masa kerja atau uang ganti rugi. Mohon bantuannya segera.
  42. Saya seorang karyawan pt.satomo indovyl monomer yg pailit ( lihat berita hukumonline 21 januari 2003).Yang ingin saya tanyakan pasal mana dalam kepmen 150/th 200 yg mestinya berlaku buat kami? Apakah kurator punya hak untuk memperkerjakan kami sampai ada pemilik baru? Bagaimana kalau kami menolak hal tsb? Terimakasih atas bantuannya.
  43. Kami mohon informasi jika terjadi pemutusan kerja apakah dipakai KEPMEN 150 TH 2000 atau KEPMEN 78 TH 2001 soalnya banyak sekali berita yang simpang siur mohon diperjelakan berhubung kami sangat awam sekali
  44. Paman saya mengalami kecelakaan (tabrakan) sewaktu mengantarkan roti kepada langganan perusahaannya (perusahan roti). Dia hendak meminta ganti kerugian kepada perusahaan terhadap biaya-biaya yang telah dikeluarkannya. Sepengetahuan paman saya, perusahaan tempat dia bekerja belum mengikuti program Jamsostek. Apa yang bisa paman saya lakukan? Terima kasih
  45. Dalam ps.3 (1) Permenaker no:per-02/men/1993 disyaratkan bahwa dalam kesepakatan kerja waktu tertentu tidak boleh dipersyaratkan adanya masa percobaan. Pertanyaannya saya apa yang mendasari tidak bolehnya masa percobaan dalam kesepakatan kerja waktu tertentu? Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
  46. Tolong dijelaskan mengenai pekerja kontrak dan aturan yang mengaturnya. Terima kasih.
  47. Saya telah bekerja di sebuah perusahaan selama hampir tiga tahun dengan sistem perpanjangan kontrak kerja pertahun. Apakah saya bisa merubah status saya menjadi pegawai tetap, mengingat saya sudah mengalami perpanjangan kontrak sebanyak 2 kali? Saya pernah mendengar adanya ketentuan seperti itu (?) Tolong beritahu UU atau PP atau Ketentuannya seandainya memang ada. Benarkah bahwa perusahaan harus mengubah status pegawainya menjadi pegawai tetap setelah 2 kali masa perpanjangan kontrak? Terima kasih
  48. Apabila perusahaan tidak dapat mengangkat pegawai kontrak setelah perpanjangan maks. 6 tahun atau 2 peride dikarenakan dari segi financial. Bagaimana kontraknya agar tidak menyalahi uu tentang kerja dengan batas waktu (UU nya nomor berapa)?
  49. apakah saya mendapat uang jasa sesuai dengan kepmen No. 150 Th 2000, saya telah bekerja (sebagai karyawan tetap) selama 3 tahun 9 bulan, jika saya mengundurkan diri (berhenti bekerja)?
  50. Apakah terhadap Komisaris & Direksi suatu PT yang diberhentikan berlaku KepMenaker no. 150 ?
  51. Diatur dalam peraturan manakah perlindungan tenaga kerja anak? Dan sejauh ini apakah peraturan tersebut telah memadai? Tolong jelaskan juga kendala yang terjadi dewasa ini tentang pekerja yang masih tergolong anak-anak ini. Tolong juga beri saya segala informasi tentang hal-hal yang bersangkutan dengan tenaga kerja anak ini. Terimakasih
  52. Saya telah membaca pertanyaan dari salah satu pembaca mengenai ‘uang jasa’ dari perusahaan ketika mengundurkan diri secara baik-baik. Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan, yaitu : 1. Saat ini Kepmennaker mana yang dipakai sebagai patokan untuk pekerja, karena sebelumnya saya sempat mengetahui adanya pemberlakuan Kepmennaker No.78/MEN/2001 dan Kepmennaker No.111/MEN/2001 untuk merevisi Kepmennaker No. 150 tahun 2000, tetapi Kepmennaker 78/2001 dan Kepmennaker 111/2001 itu sendiri juga sempat ditunda pemberlakuannya. 2. Jika saya telah bekerja kurang lebih 4 tahun dan mengundurkan diri secara baik-baik, berapakah uang jasa yang semestinya saya terima ? Demikian pertanyaannya dan saya ucapkan banyak terima kasih.
  53. Apabila telah ada putusan P4D, namun perusahaan tidak mau melaksanakan putusan tersebut apakah yang dapat saya lakukan?
  54. Bila karyawan mengundurkan diri dan akan pindah ke perusahaan saingan (competitor)dengan gaji yang jauh lebih baik.Pertanyaannya adalah (i) apakah perusahaan dapat menahan karyawan tersebut untuk tidak berhenti karena masih dibutuhkan, apalagi bila diketahui akan hengkang ke competitor; (ii) bila karyawan tetap mengundurkan diri, apakah perusahaan harus juga memberlakukan pasal 26 Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI No.Kep-150/Men/2000 pada karyawan tersebut?
  55. Setelah bekerja selama tiga tahun di sebuah kantor konsultan hukum, saya mengundurkan diri. Saya diberitahu bahwa seharusnya saya mendapatkan pesangon, namun sampai sekarang tidak pernah menerimanya. Karena itu saya tidak bisa traktir teman-teman di kantor baru saya. Apa sebenarnya hak saya?

55 soal… gila banyak banget jkalo bisa mejawab semua pasti sudah menjadi pakar… untung kalo bisa jawab satu atau dua…

About these ads

40 comments

  1. Apakah Mitra kerja dapat didasarkan padaundang-undang tenaga kerja, karena surat kerja dengan perusahaan outscourcing menyebukan saya sebagai mitra bukan tenaga kerja.

  2. saya bekerja di perusahaan minyak. Apakah bisa anak saya menjadi tanggungan kantor dimana saya bekerja, karena di perusahaan tmp suami saya bekerja tidak menanggung istri & anak ?

  3. Mohon untuk diperiksa pasal 171 UU no 13 th 2003. Secara singkatnya PHK yang bisa diajukan ke PHI jika karyawan tidak menerima adalah PHK yang diatur di dalam pasal 158, pasal 160 ayat (3) dan pasal 162. Padahal psl 162 adalah PHK karena mengundurkan diri. Menurut hemat saya mestinya ini pasal 164 karena pasal ini PHK-nya atas kemauan perusahaan. Jika benar mohon disampaikan ke instansi yang berwenang. Terima kasih.

  4. saya sedang dalam kontrak kerja waktu tertentu selama 1 tahun, yg ingin saya tanyakan apakah ada aturan bahwa selama bekerja (KKWT) tsb kita sbg karyawan tidak boleh mengundurkan diri ? karena saya lihat pd KKWT tsb tidak tercantum hal tsb. Adapun alasan saya mau mengundurkan diri adalah karena ketidakcocokan dengan perusahaan.
    mohon pencerahan.thx

  5. Halo saya mau nanya, kebetulan kita dari Radio di daerah Belitung yg begitu kritis memperhatikan msalah sosial masyarakat, saya agak heran kok di daerah saya para pekerja di sektor usaha makanan (Bekery) waktu kerjanya sangat tdk manusiawi, mereka dipekerjakan selama 8 jam/hari dlm waktu full 1 minggu tnpa ad libur/istirahat 1 hari, bahkan selalu ad lembur kurang lebih 2-4 jam/hari hampir 3-4 hari selama seminggu, para pekerja tsb semuanya perempuan yg sdh bekerja rata2 diatas 1-2 tahun disana. dan gaji mereka dibwh 1jt/bln. Trims.
    http://www.bfm1046.wordpress.com / bfm104.6 (Facebook)

  6. Saya mau tanya……..
    saya bekerja sebagai pagawai harian lepas sudah 3th,yang di gaji mingguan. bgaimana cara perhitungan untuk THR dan lembur

  7. begini pak/bu saya bekerja pada pers yang keuanganya naik turun kemudian saya melamar kerja di pers lain dan status saya masih kontrak,yang saya tnyakan.
    1.apakah ada peraturan pemerintah yang mengharuskan karyawan menganti rugi kepada perusahaan karena kontrak belum selesai?
    2.apakah ada peraturan pemerintah yang mengatakan bahwa pengunduran diri harus dilakukan 1 bulan sebelum keluar dari pers tersebut??

    Mohon bantuanya.

  8. saya bekerja sebagai kasir disalah satu Salon ternama.Dalam kontrak kerja saya tercantum jika kita mangkir dari kontrak sebelum masa kontrak habis, kita dikenakan pinalty 4jt.
    saya sudah bekerja dan ditempatkan diluar kota selama 8 bulan, dan mengalami ketidak cocokan dengan pihak owner cabang dimana saya ditempatkan. Saya sudah mengajukan mutasi tapi katanya selama masa kontrak tidak ada mutasi ( tidak dicanumkan di surat kontrak kerja ).Saya tidak mendapat solusi dari pihak kantor, dan selalu disudutkan dengan denda kontrak jika mengajukan permohonan resign. Sementara saya tidak akan bisa bekerja maksimal jika saya tidak merasa cocok dan nyaman. Apakah benar dalam undang2 ketenagakerjaan ada aturan denda seperti itu dan apa benar jika saya resign akan dikenakan denda tersebut? apakah surat kontrak kerja seperti tersebut sudah adil buat karyawan kontrak spt saya? mohon solusinya.thanks a lot….

  9. saya bekerja sebagai pemadam dan untuk masalah ketenaga kerjaan dan perburuhan sekarang untuk tahun 2009 sudah sedikit lebih maju di bandingkan dengan tahun-tahun lalu, karena pemerintah relatif care terhadap tenaga kerja indonesia, walaupun ada sedikit kekurangan yaitu mengenai masalah ketenaga kerjaan yang berada di wilayan luar kota (TKI/TKW).

  10. sy karyawan di sebuah perusahaan swasta yg sdh bekerja selama 5 th 11 bln, ketika sy mengundurkan diri dari perusahaan tdk mendapatkan uang jasa sedikit pun padahal menurut peraturan perundangan sy hrsnya dpt min 8x gapok, sy ingin mengadukan masalah ini dan mau minta penjelasan prosedurnya spt apa?

  11. Saya pernah menjadi driver diperusahan taxi silver di surabaya. Berhubung sering tekor masalah argo, akhirnya saya mengundurkan diri. Tapi untuk mengambil ijasah saya sebagai jaminan diperusahan tersebut malah dipersulit. Janji salah seorang staf perusahan tersebut molor tiap minggu. Kini sudah hampir sebulan tapi belum ada tanda-tanda itikad baik pihak perusahan. Mohon petunjuknya. Trims..

  12. saya bekerja di sebuah perusahaan swasta selama 10 tahun dan tidak ada masalah selama ini, namun pertanyaan saya jika saya mengundurkan diri atas kemauan sendiri, apakah yang saya dapatkan dan bagiamanakah cara perhitungannya.terimakasih atas bantuannya.

  13. selamat siang,

    saya kary swasta di sebuah perusahaan distributor kertas. karena setahu saya perusahaan di tempat saya kerja tidak pernah memberi uang jasa sesuai dengan peraturan pemerintah. saya berencana untuk mengundurkan diri. awal saya masuk kerja 10 januari 2002 sampai dengan sekarang dan rencana saya untuk mengundurkan diri sekitar bulan agustus, bagaimana perhitungannya dan pegangan saya untuk perusahaan apabila sy tdk mendapat sesuai dgn peraturan pemerintah. terima kasih

  14. Malam admin..bisa kah bantu saya ? Singkat saja, saya telah bekerja di sebuah perusahaan pusat permainan di Pekanbaru. Saya telah bekerja selama 4 tahun 11 bulan. Ketika proses pengunduran diri, saya diberikan pesangon 1 bulan gaji. Setahu saya sesuai dengan Permenker tahun 2000 tentang upah pesangon seharusnya dibayar pesangon 4 bulan gaji. Tapi pihak manajemen perusahaan tersebut bersikeras tetap membayar hanya 1 bulan gaji. Saya tetap tidak mau menandatanganinya. Apakah PERMENKER tahun 2000 tersebut bisa TIDAK BERLAKU jika kontrak yang saya tandatangani dulu berkata lain (kontrak tidak diberikan kepada saya saat melamar pekerjaan). MOHON BANTUAN NYA..TERIMA KASIH

  15. Pagi Bu/Pa, saya mau bertanya, bila ada seorang karyawan tidak masuk kerja selama 10 hari tidak berturut-turut, apakah karyawan tersebut bisa dikenakan sanksi Peringatan pertama? pasalnya berapa? karena diperusahaan kami belum ada Peraturan Perusahaan

  16. Pak mohon penjelasannya. Saya karyawati sebuah perusahaan bumn. Rencananya di kantor kami akan diadakan PHK yang ingin saya tanyakan adalah pengertian pasal 167 UU No. 13 mengenai Ketenagakerjaan yang memuat perusahaan tidak memberikan Pesangon kepada pegawai yang memasuki usia pensiun … Bagaimana dengan saya yang umurnya baru 50 tahun dan kantor kami mengasurnsikan jaminan hari tua kami ke salah satu perusahaan asuransi dimana iurannya 6,5% dibebankan pegawai dan sisanya dibayarkan perusahaan. apakah hak atas asuransi jht tersebut kami bisa dapatkan selain pesangon yang sudah diatur UU No. 13. terima kasih

  17. Bagaimana jika karyawan mendanai operasional perusahaan al; biaya transportasi personil dan material dari kantor ke lokasi kerja, Rek.telepon kantor, pembelian ATK, biaya pengiriman dokumen ke kantor pusat di jakarta. Langkah apa yang harus saya ambil, karena keadaan ini sudah berlangsung berbulan-bulan tapi belum ada penyelesaian yang nyata, padahal saya sudah berkali-kali mengajukan permintaan penyelesaian ke bagian keuangan di kantor pusat.

    Apakah ada undang-undang yg mendukung/mem”back-up” agar Perusahaan segera menyelesaikan tuntutan saya.

    atas penjelasannya saya ucapkan terima kasih

  18. saya pras mo bertanya..
    saya bkerja d pt xx di tempatkan di pt yy selama 8 tahun status kontrak..
    kemarin pt xx menjanjikan saya sbgai karyawan tetap tapi masih dalam proses katanya..
    yang saya tanyakan jika pt xx menyerah terimakan semua karyawannya ke pt yy apakah status pengangkatan karyawan saya yang masih dalam proses itu akan dibatal atau tidak oleh pt yy tersebut..
    terima kasih.

  19. Saya ingin resign dari perusahaan A karena saya mendapat tawaran kerja dari perusahaan B, tapi perusahaan A mengharuskan saya untuk stand by alias menganggur selama 3 bulan baru kemudian boleh bekerja di perusahaan B.a
    Pertanyaan saya; apakah ini wajar dan apakah ada peraturan pemerintah yang mengatur demikian ?
    Mohon penjelasannya, terimakasih.

  20. Saya aidil,,
    Saya seorang karyawan perusahaan dan masih dalam proses PHK karena kasus pencurian, disamping itu saya juga menjalani medichal check up dan ternyata hasil medichal up saya follow up/ unfit karena pendengaran bermasalah,,! ! ! Yang saya tanyakan apakah saya berhak menuntut perusahaan tentang pesangon yang akan saya dapatkan,,? ? ? terima kasih.

  21. Selamat siang saya karyawan outsors sdh 9 thn Junin 2013 sy genap 50 th ,untuk kontrak yg th 2013 ini sy blm ada ttd tapi masih bekerja , tiba2 tanpa ada SOSIALISASIi sy dinyatakan bahwa pd umur sy di Juni nanti tidak bisa lagi dipekerjakan krn ada keputusan maks 50 Th ( SK tertulis ada tapi tdk ada SOSIALISASI ) yang sy tanyakan bagaimana dng Kontrak saya yg blm ada ttd tangan ( bukan hanya saya saja yg kontraknya belum ttd tangan ), dan sy tanyakan HRD dijawab bahwa kontrak saya akan direvisi menjadi 6 bln bukan 1 th dan pertanyaan saya yg lain bila kontrak tsb sdh dibuat 1 th apakah kontrak bisa diubah sepihak terima kasih dan apa hak saya bekerja tanpa kontrak yang tidak ada ttd tangannya terima kasih

  22. Saya Muharam,

    Di tempat saya bekerja, ada perusahaan sebagai pemegang ijin usaha pertambangan dan perusahaan satu lagi sebagai kontraktor pertambangan. Saat ini saya bekerja pada perusahaan kontraktor pertambangan tersebut. Rencananya saya akan dipromosikan, tetapi saya harus dipindahkan ke perusahaan pemegang ijin usaha pertambangan tersebut. Yang ingin saya tanyakan adalah, apakah ada peraturan yang mengatur tentang transfer/pemindahan karyawan tersebut? Kemudian apa saja yang menjadi hak saya dengan pemindahan status karyawan tersebut berdasarkan hukum ketenagakerjaan?
    Terimakasih

  23. apabila perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja 1 bulan sebelum masa kontrak habis, apakah termasuk dalam PHK?

  24. saya marulam,
    saya diberhentikan dari kerja saya +/- 7,5 tahun ” dari jabatan ka keu rs” yang berstatus PT, dan kemudian dimutasikan ke sekolah yang berstatus yayasan, dengan gaji yang berubah penurunan +/- 60%, dan saya menjalani kerja di sekolah tersebut selama 3 bulan, kemudian saya membuat surat pengunduran diri dari sekolah. Pertanyaan saya : perlakuan yang saya terima ini, dikaitkan dengan uu no 13 tahun 2003 bagaimana penyelesaiannya. terima kasih .

  25. Dear user,
    saya ingin bertanya, saya adalah seorang karyawan swasta di sebuah perusahaan terkemuka di indonesia. Saya sebagai karyawan permanent dan telah 12 tahun mengabdi. Saat suatu ketika audit saya di temukan telah mark up harga, dan saat di interogasi hal itu saya akui dengan bersedia mengganti kerugian tersebut.
    Selang beberapa bulan kemudian ada suatu keputusan bahwa saya di minta mengundurkan diri dengan alasan melakukan kesalahan integrity.
    Saat di panggil saya minta keringanan namun tidak ada, begitu juga dengan hak yang saya terima hanya berupa gaji bulan terakhir dan tunjangan pensiun juga jamsostek saya.
    Yang ingin saya tanyakan :
    1. Apakah tidak ada keringanan dari instansi di mana pengabdian selama kurang lebih 12 tahun?
    2. Apakah memang saya hanya mendapatkan gaji bulan terakhir saya kerja juga pensiun dan jamsostek saja?
    3. Apakah tidak ada fasilitas lain yang saya dapatkan, padahal saya tidak ingin mengundurkan diri melainkan ingin perbaiki kesalahan denagn mengganti kerugian tersebut.

    Mohon di bantu untuk pencerahannya.

  26. Pemutusan Hubungan Kerja menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 pasal 1 angka 19 Pemutusan Hubungan Kerja adalah pengakhiran hubungan kerja karena suatu hal tertentu yang mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban pekerja dan pengusaha.

    Adapun konsekuensi diberhentikannya karyawan alias di pecat atas keinginan perusahaan adalah sebagai berikut:

    Karyawan dengan status masa percobaan diberhentikan tanpa memberi uang pesangon.

    Karyawan dengan status tetap, jika diberhentikan harus diberi uang pesangon yang besarnya:
    Masa kerja sampai satu tahun: 1 bulan upah bruto
    Masa kerja 1 sampai 2 tahun: 2 bulan upah bruto
    Masa kerja 2 sampai 3 tahun: 3 bulan upah bruto
    Masa kerja 3 tahun dan seterusnya: 4 bulan upah bruto.
    Sedangkan besarnya uang jasa sebagai berikut:

    Masa kerja 5 s.d 10 tahun: 1 bulan upah bruto.
    Masa kerja 10 s.d 15 tahun: 2 bulan upah bruto
    Masa kerja 15 s.d 20 tahun: 3 bulan upah bruto
    Masa kerja 20 s.d 25 tahun: 4 bulan upah bruto
    Masa kerja 25 tahun keatas: 5 bulan upah bruto.

    Mungkin itu bisa membantu? Kalo minta keringanan itu kebijakan perusahaan atau negosiasi.

    Kalo masalah mark up – bisa di proses secara hukum dengan pidana ditahan oleh polisi dan masuk penjara apabila perusahaan tidak menyelesaikan secara kekeluargaan dan damai.

    Kalo mengundurkan diri maka tidak dapat hak apa apa walaupun sudah 12 tahun kerja.

    Semoga mecerahkan.

  27. Selama masa scorsing apa ada batas waktu/bulan untuk upah yang harus dibayar perusahaan pada karyawan yang discorsing akibat efisiensi.

  28. Mohon pencerahannya…
    Ada Perjanjian Kerjasama antara Pemprov. A dan PT. B (PKs A-B).
    A & B sepakat, bahwa B sebagai operator Program A yang berupa ‘Bus Perkotaan’.
    Gaji supir bus telah ditentukan & diatur dalam PKs A-B baik komponen maupun besaran nominalnya.
    Seluruh anggaran operasional dibiayai APBD & diatur secara terperinci dalam PKs A-B.
    Pada kenyataannya gaji C tidak diberikan sepenuhnya (dipotong) oleh B kepada C, bahkan komponennya pun juga diubah.
    Pertanyaan:
    1. Dapatkah B mengurangi nominal & mengubah komponen gaji untuk C, padahal telah ditentukan dalam PKs A-B?
    2. Apabila pertanyaan point 1 di atas jawabannya adalah ‘tidak dapat’, bagaimana cara C menggugat/menuntut kepada B?
    3. Apakah hal tersebut tergolong ‘tipikor’?
    4. Apabila nilainya lebih dari 1 milyar, dapatkah dilaporkan ke KPK?
    5. Sudah 5 tahun lebih C bekerja dengan PKWT per tahun, saat ini C dalam proses PHI (PHK sepihak karena menuntut status ‘tetap’ dan gaji sesuai PKs). Dapatkan gaji tidak sesuai PKs (kekurangan gaji dari 2008-sekarang) tersebut dituntutkan dalam gugatan PHI?
    Sebagai berikut:
    -Pokok perkara adalah bekerja kembali dengan PKWT berubah menjadi PKWTT (dwangsom).
    -Provisi adalah upah proses, kekurangan gaji, kekurangan THR & sisa cuti (sita jaminan berupa bus).

    Terima kasih.

  29. saya ingin tanya masalah kontrak kerja saya
    saya bekerja 3( tiga ) bulan dan ditambah 1(satu) tahun ditambah 1(satu ) tahun dan ditambah 1(satu) tahun lagi berarti 3(tiga) tahun 3(tga) bulan tanpa ada masa percobaan( probation) dan sekarang saya di kasih surat yang isinya kontrak saya habis tanggal 15 peberuary 2014, dlm hal ini status saya bagaimana apakah saya masih status kontrak atau sdh status permanen dan kalau di nyatakan finish contrak, kontrak saya nga jelas katanya saya tidak dapat uang pasangon dan uang jasa dan uang penganti hak
    tolong dibantu saya dan tercantum dlm uu ketenaga kerjaan
    makasih
    salam hormat

  30. Dear Yth
    Hukum online.com

    saya : Generasi Daeli, pegawai swasta dengan masa kerja 8 tahun, punya niat mengundurkan diri dengan baik baik ke perusahaan dengan kemauan sendiri dengan alasan mau berwiraswasta, dan apabila saya mengundurkan diri sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perusahaan tempat saya bekerja, apakah saya berhak memperoleh uang jasa sesuai dengan Undang-undang ketenagakerjaan tahun 2003 pasal 2 ?

  31. istri saya bkrj melalui suatu yayasan pengamanan d pkrjakn menjadi sekwan d sbuah pbrik d sukabumi tp sistim gaji dn htungan jm krja 12 jam htgn lmburan tdk mengikut sistm dr depnaker yg mau sya tanyakn apakh memang itu ada nya sistm krj dn cra penggajian untk yg d kelola yayasan

  32. saya bekerja di sebuah pabrik saya bekerja sebagai cleaning servis, begini kan tugas cs itu kan bersih2, saya masih pekerja kontrak, lider itu menyuruh saya suruh bantuin produksi tapi saya diancam klo ga ngikutin akan dikasih SP ( surat peringatan ), pertanyaannya apakah saya harus melapor ke pihak yang berwajib karena saya merasa diancam atau apakah saya diam saja

  33. Mau nanya pak/bu,,
    Jika dalam suatu perjanjian kerja telah disepakati bahwa pekerja yang bersangkutan bekerja dari pukul 08.00 s/d 17.00, setelah 3 bulan berjalan, perusahaan berkembang dan membutuhkan penambahan shift kerja kedua yaitu pukul 17.00 s/d 24.00
    Pertanyaannya,, jika pekerja yg bersangkutan menolak penempatan shift kerja yg kedua, apakah perusahaan dapat melakukan PHK? Mohon penjelasanya,,,thx

  34. Saya mempunyai seorang supir mobil besar dump truc,dia bekerja sudah 10 tahun di perusahaan,dan dia termasuk borongan lepas dan penghasilan dia di hitung sesuai dengan hasil tarikan / tripan dan di bayar tiap bulan….sekarang dia di PHK oleh perusahaan, bagaimana cara menghitung uang PHK si supir???

  35. Saya seorang karyawan swasta,,saya sudah mengajukan resign 3 sebelum berhenti, status karyawan tetap, smua ketentuan untuk resign sudah saya selesaikan, tapi ijazah saya masih ditahan sampai sekarang. Pertanyaannya apa yg harus saya lakukan untuk mengeluarkan ijazah saya. Mohon bantuannya. Terima kasih.

  36. Saya seorang karyawan swasta,,saya sudah mengajukan resign 3 minggu sebelum berhenti, status karyawan tetap, smua ketentuan untuk resign sudah saya selesaikan, tapi ijazah saya masih ditahan sampai sekarang. Pertanyaannya apa yg harus saya lakukan untuk mengeluarkan ijazah saya. Mohon bantuannya. Terima kasih.

  37. Mohon pencerahannya.
    Beberapa waktu lalu perusahaan saya menawarkan pensiun dini atau kesepakatan bersama bagi yang berusia dibawah 45thn, kepada karyawan dalam rangka efisiensi.
    Tawaran ini berlakusekitar 1 minggu, dan berakhir di tanggal yang ditentukan, jadi pengajuan setelah tanggal itu dianggap resign dan tidak mendapatkan pesangon.
    Persyaratannya hanya 2, yaitu merupakan karyawan tetap dan level supervisor ke bawah.
    Jadi saya dan beberapa rekan mengajukan permohonan mengikuti program kesepakatan bersama, dan memasukkan permohonan beberapa hari sebelum tenggat waktu berakhir.
    kemudian pada hari terakhir pengajuan, keluar keputusan bahwa ada beberapa dari kami yg ditolak dengan alasan perusahaan masih membutuhkan tenaga kami.
    Beberapa teman saya yang memang sudah tidak merasa nyaman lagi di perusahaan tetap bersikeras mengajukan, dan akhirnya pihak manajemen mempersilahkan teman saya untuk resign saja.
    Yang saya pertanyakan disini, apakah pihak manajemen tidak dapat dituntut, karena seakan-akan menolak permohonan kesepakatan bersama, tapi malah akhirnya memperbolahkan resign (yang tentunya tidak dapat pesangon), sehingga hak pesangon yg seharusnya didapat dari program kesepakatan bersama itu, tidak jadi diperoleh oleh pekerja?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s