02 Kampus

Menuju Kampus Hukum di Sebuah Universitas Terbuka

Mempelajari ilmu hukum sebagai mahasiswa di sebuah Universitas Terbuka. Mendapatkan buku mobul pengantar Ilmu Hukum / PTHI yang ditulis oleh Sutanto, Dkk. Yang berisi dengan 12 modul yang terdiri dari :
Pengantar Ilmu Hukum
1. Masyarakat dan Kaedah sosial
2. Kaidah Hukum dan Kaidah Sosial lainnya
3. Mengenal kaidah hukum
4. Hubungan hukum dengan keadilan dan kekuasaan
5. Pengertian Sumber Hukum
6. Kebiasaan, Treaty, Yurispendensi Doktrin dan Perjanjian
7. Asas Hukum, Sistem Hukum dan Klasifikasi Hukum
8. Peristiwa Hukum
9. Subjek Hukum
10. Object Hukum dan Hak
11. Penegakan hukum, Budaya Hukum dan Kesadaran Hukum
12. Penemuan Hukum
Pengantar Tata Hukum Indonesia
1. Perngertian Tata Hukum Indonesian
2. Bentuk Peraturan Hukum
3. Hukum Pidana
4. Hukum International
5. Hukum Lingkungan
6. Hukum Agraria
7. Hukum Pajak
8. Hukum Administrasi Negara
9. Hukum Tata Negara
10. Hukum Perdata
11. Asas Asas Hukum Adat
12. Asad Asad Hukum Islam
13. Hukum Acara Perdata
14. Hukum Acara Pidana
15. Hukum Acara PTUN
Struktur Pembelajaran di Universitas Terbuka adalah dengan 4 pokok tahap yaitu:
1. Kegiatan Belajar – bahan kuliah
2. Latihan jawab soal esai dengan 3 soal
3. Rangkuman materi kuliah
4. Tes formatif pilihan ganda 10 soal

20 Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia 2014

gambar hukum

Setelah panjang lebar melihat kiprah mereka dalam dunia penegakan hukum di Indonesia berikut adalah daftar kampus fakultas hukum terbaik di Indonesia. Urutan ini berdasarkan abjad dan bukan berdasarkan ranking.

  1. Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  2. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  3. Universitas Airlangga, Surabaya
  4. Universitas Brawijaya, Malang
  5. Universitas Diponegoro, Semarang
  6. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
  7. Universitas Hasanuddin, Makassar
  8. Universitas Indonesia, Jakarta
  9. Universitas Islam Bandung (UNISBA)
  10. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta,
  11. Universitas Islam Sultan Agung, Semarang
  12. Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Bandung
  13. Universitas Muhammadiyah Surakarta
  14. Universitas Muslim Indonesia, Makassar
  15. Universitas Padjadjaran, Bandung
  16. Universitas Pelita Harapan (UPH), Jakarta
  17. Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  18. Universitas Sriwijaya, Palembang
  19. Universitas Sumatera Utara, Medan
  20. Universitas Trisakti, Jakarta

Dalam beberapa kesempatan kedapan studi hukum akan menjelaskan masing masing kampus dan akses infomrasi apa yang ada di website mereka.

Fakultas Hukum Universitas Trisakti

Pada awalnya Fakultas Hukum bernama Fakultas Ilmu Hukum dan Pengetahuan Masyarakat. Kemudian berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0333/965/1985 tanggal 27 Juli 1985 menjadi Fakultas Hukum. Sewaktu berdiri Fakultas Hukum memiliki 3(tiga) jurusan, yaitu : Jurusan Hukum Perdata, Jurusan Hukum Pidana dan Jurusan Hukum Internasional. Sekarang Fakultas Hukum memiliki 8(delapan) bagian, yaitu : Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum dan Masyarakat, Bagian Hukum Administrasi Negara, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Internasional, Bagian Hukum Acara, Bagian Hukum Tata Negara dan Bagian Dadar-dasar Ilmu Hukum

Sejak tahun 1998 Fakultas Hukum mendapat nilai akreditasi “A” dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, penilaian ini setiap 5 tahun. Sertifikat terakhir dengan nilai akreditasi “A” nomor 627/BAN-PT/AK-XI/X/2008. Seperti semua fakultas dalam lingkup Universitas Trisakti, Fakultas Hukum menggunakan Sistem Kredit Semester, Fakultas Hukum pada tahun 2002 membuka program Magister dan Doktor dengan 3(tiga) konsentrasi: Hukum Bisnis, Hukum Pertanahan dan Hukum Pidana.

Visi 

Fakultas Hukum Universitas Trisakti sebagai salah satu Fakultas Hukum terkemuka dan bermutu internasional dalam mengembangkan ilmu hukum untuk meningkatkan kualitas hidup dan peradaban.

Misi 

Memajukan dan mengembangkan sumber daya manusia di bidang hukum yang berpengetahuan, berkarakter, mandiri, dan berjiwa kewirausahaan serta mampu meningkatkan kualitas hidup dan peradaban.

Tujuan

  1. Menjadikan Fakultas Hukum yang bertaraf internasional dengan penguasaan ilmu hukum yang sesuai dengan perkembangan zaman dan berpedoman pada nilai luhur Universitas Trisakti.
  2. Menghasilkan lulusan yang ahli di bidang hukum, berbudi luhur, cerdas, sehat, mandiri, kreatif, inovatif, memiliki kepekaan sosial, mampu berkomunikasi dengan baik dan mengembangkan jiwa kewirausahaan (enterpreneurial) yang adil, arif serta menghormati kemajemukan Bangsa.
  3. Mewujudkan budaya akademik yang memacu pengembangan diri melalui proses pembelajaran yang produktif, efektif dan efisien dalam ikut membangu masyarakat adab (civil society);
  4. Mewujudkan budaya meneliti dan menyumbangkan karya nyata yang bermanfaat kepada masyarakat, bangsa dan negara.
  5. Mengembangkan kemitraan dengan lembaga pendidikan tinggi lain, dunia industri, pemerintah, serta masyarakat di dalam dan di luar negeri.
  6. Memupuk budaya loyal dan bersikap kritis terhadap almamater bagi warga kampus dan alumni.
  7. Meningkatkan komitmen manajemen dan menegakkan good faculty govermance dan mensejahterakan warga Fakultas Hukum untuk mempertahankan kejayaan Universitas Trisakti

s2 – Magister Ilmu Hukum

Dalam proses dan dinamika pembangunan berkelanjutan saat kini dan di masa yang akan datang, peranan sumber daya manusia akan semakin penting termasuk pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia itu sendiri. Dalam mengantisipasi hal tersebut maka diperlukan upaya konkrit untuk mengurangi kesenjangan mutu sejalan dengan peningkatan mutu sumberdaya manusia terutama para eksekutif sesuai dengan tuntutan para pengguna jasa sumber daya manusia itu sendiri.

Perkembangan ilmu dan teknologi begitu pesat terutama di era globalisasi yang memaksa setiap komponen bangsa dimanapun untuk mampu beradaptasi dan menyesuaikan tuntutan akan kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas. Suka atau tidak suka, cepat atau lambat, tuntutan akan proses pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia yag berkualitas akan menjadi tanggung jawab semua pihak terutama perguruan tinggi sebagai sektor utama dan pertama yang akan melahirkan tenaga-tenaga yang terampil dan siap pakai baik yang akan memasuki lapangan kerja maupun yang telah bekerja.


Oleh karena itu kegiatan pengembangan sumber daya manusia untuk menjabarkan tuntutan ke arah Ilmu dan Teknologi haruslah mengacu kepada kebutuhan pembangunan yang sesuai dengan disiplin ilmu dan profesi yang nantinya dapat menjadi motor penggerak dan percepatan ke arah pembangunan yang berkelanjutan dengan tetap berpegang kepada upaya-upaya penggunaan dan pengelolaan sumberdaya alam yang efektif dan efisien serta senantiasa menjaga kelestarian lingkungan.

Berkaitan dengan itu maka peranan perguruan tinggi dalam pembangunan perlu senantiasa ditingkatkan. Jenjang pendidikan tinggi yang ditawarkan kepada masyarakat perlu mengacu kepada ragam dan tingkat kompleksitas pembangunan itu sendiri dan eskalasi dari ragam permintaan masyarakat terhadap jenis pendidikan tinggi yang sesuai dengan kesempatan, tantangan, perubahan lokal, regional maupun internasional dalam arus globalisasi yang berproses.


Kondisi itu dengan sendirinya menuntut kecekatan tertentu dari perguruan tinggi dalam menyikapi untuk memacu ke arah “Credence Quality” hingga nantinya mampu mengaktualisasikan konsep “Link and Match” yang tepat dan berkualitas.

Dalam kaitan ini Universitas Trisakti, pada tahap awal, sebagai “Entry Point” telah berhasil dan akan selalu berdiri di depan “To Stay Ahead”. Lebih jauh, Universitas Trisakti telah mencoba dan berupaya mengantisipasi permasalahan di atas dengan mengembangkan Program Pasca Sarjana di mana upaya ini merupakan untuk pertamakalinya sebuah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia yang diberikan kepercayaan penuh untuk menyelenggarakan Program Studi Magister Manajemen dengan diberikannya akreditasi penuh oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tanggal 16 Oktober 1992. Keberhasilan ini berlanjut dengan diberikannya akreditasi penuh untuk penyelenggaraan Program Studi Magister Teknik Sipil dan Program Studi Magister Teknik Elektro tanggal 16 Agustus 1993, serta program Magister Ilmu Kedokteran Gigi tanggal 14 Oktober 1998, Program Studi Magister Arsitektur tanggal 6 Juni 2000, Program Doktor Bidang Ekonomi tanggal 23 Juni 2000, dan Program Doktor Bidang teknik Sipil tanggal 7 Juli 2000. Penyelenggaraan Studi Magister Ilmu Hukum dilaksanakan berdasarkan ijin Dirjen Dikti, No. 2609/D/T/ 2001, tanggal 6 Agustus 2001.

Visi

Menjadi program studi Magister Ilmu Hukum yang terkemuka dan memiliki keunggulan di bidang Hukum Agraria, Hukum Bisnis dan Hukum Pidana untuk meningkatkan kualitas hidup dan peradaban

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan Magister Ilmu Hukum melalui sistem pendidikan tinggi dengan kualitas yang meningkat secara berkesinambungan.
  2. Menciptakan iklim ilmiah dan budaya akademik yang kondusif bagi kegiatan pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu hukum yang relevan dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat khususnya di bidang Hukum Agraria, Hukum Bisnis dan Hukum Pidana sesuai dengan nilai tri krama trisakti
  3. Melakukan kajian-kajian di bidang Hukum Agraria, Hukum Bisnis dan Hukum Pidana untuk membantu memecahkan persoalan bangsa

Tujuan 

  1. Menghasilkanlulusan yang sesuai dengan standar pendidikan nasional
  2. Menghasilkan lulusan yang selalu mengembangkan kemampuan akademik dan kemampuan profesionalnya
  3. Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik sesuai dengan persyaratan ilmiah
  4. Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik sesuai dengan kebutuhan masyarakat
  5. Menghasilkan lulusan yang memiliki kepribadian sesuai dengan trikrama trisakti
  6. Menghasilkan lulusan yang memiliki wawasan kebangsaan
  7. Menghasilkan lulusan yang dapat menerapkan ilmu pengetahuan hukum yang dimilikinya untuk membantu persoalan bangsa, khususnya di bidang hukum agraria, hukum bisnis, dan hukum pidana
  8. Menghasilkan lulusan yang memiliki wawasan internasional
  9. Peningkatan kualitas pendidikan di program studi magister ilmu hukum
  10. Mewujudkan budaya akademik yang memacu pengembangan diri melalui proses pembelajaran yang produktif, efektif dan efisien dalam ikut membangun masyarakat adab (civil society)
  11. Memupuk budaya loyal dan bersikap kritis terhadap almamater bagi warga kampus dan alumni
  12. Meningkatkan komitmen manajemen dan menegakkan good faculty governance serta menyejahterakan warga Fakultas Hukum untuk mempertahankan kejayaan Universitas Trisakti.

Sasaran 

  1. Lulusan yang sesuai dengan standar pendidikan nasional
  2. Lulusan yang selalu mengembangkan kemampuan akademik dan kemampuan profesionalnya
  3. Lulusan yang memiliki kompetensi akademik sesuai dengan persyaratan ilmiah
  4. Lulusan yang memiliki kompetensi akademik sesuai dengan kebutuhan masyarakat
  5. Lulusan yang memiliki kepribadian sesuai dengan trikrama trisakti
  6. Lulusan yang memiliki wawasan kebangsaan
  7. Lulusan dapat menerapkan ilmu pengetahuan hukum yang dimilikinya untuk membantu persoalan bangsa, khususnya di bidang hukum agraria, hukum bisnis, dan hukum pidana.
  8. Lulusan yang memiliki wawasan internasional
  9. Lulusan yang memiliki kualitas pendidikan di program studi magister ilmu hukum
  10. Lulusan dapat mewujudkan budaya akademik yang memacu pengembangan diri melalui proses pembelajaran yang produktif, efektif dan efisien dalam ikut membangun masyarakat adab (civil society)
  11. Lulusan dapat memupuk budaya loyal dan bersikap kritis terhadap almamater bagi warga kampus dan alumni
  12. Lulusan dapat meningkatkan komitmen manajemen dan menegakkan good faculty governance serta menyejahterakan warga Fakultas Hukum untuk memepertahankan kejayaan Universitas Trisakti.

Strategi Pencapaian

  1. Penyelenggaraan pendidikan menggunakan standar pendidikan nasional sebagai acuan
  2. Penggunaan metode student centered learning untuk menumbuhkan budaya self learning bagi mahasiswa
  3. Kurikulum disusun berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan hukum dan kebutuhan masyarakat
  4. Evaluasi kurikulum secara berkala setiap dua tahun
  5. Penggunaan umpan balik dari stake holder untuk perbaikan kurikulum
  6. Aplikasi nilai trikrama usakti dalam setiap kegiatan tri dharma perguruan tinggi
  7. Memasukkan unsur kebangsaan dan persoalan bangsa dalam setiap mata kuliah
  8. Penggunaan metode problem solving dan diskusi berdasarkan kasus nyata yang terjadi di masyarakat dalam perkuliahan
  9. Mendatangkan dosen tamu dari perguruan tinggi di luar negeri
  10. Melakukan studi banding mengenai penyelenggaraan program studi sejenis di luar negeri terutama di negara eropa, asia, dan australia
  11. Melakukan upaya pemupukan budaya loyal dan bersikap kritis terhadap almamater kepada warga kampus dan alumni
  12. Melaksanakan komitmen manajemen dan menegakkan good faculty governance serta menyejahterakan warga Fakultas Hukum untuk mempertahannkan kejayaan Universitas Trisakti.

 S3 – Doktor Ilmu Hukum 

Dalam proses dan dinamika pembangunan berkelanjutan saat kini dan di masa yang akan datang, peranan sumberdaya manusia akan semakin penting termasuk pengembangan dan peningkatan sumberdaya manusia itu sendiri. Dalam mengantisipasi hal tersebut maka diperlukan upaya konkrit untuk mengurangi kesenjangan mutu sejalan dengan peningkatan mutu sumberdaya manusia terutama para eksekutif sesuai dengan tuntutan para pengguna jasa sumberdaya manusia itu sendiri

Perkembangan ilmu dan teknologi begitu pesat terutama di era globalisasi yang memaksa setiap komponen bangsa dimanapun untuk mampu beradaptasi dan menyesuaikan tuntutan akan kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas. Suka atau tidak suka, cepat atau lambat, tuntutan akan proses pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia yag berkualitas akan menjadi tanggung jawab semua pihak terutama perguruan tinggi sebagai sektor utama dan pertama yang akan melahirkan tenaga-tenaga yang terampil dan siap pakai baik yang akan memasuki lapangan kerja maupun yang telah bekerja.

Oleh karena itu kegiatan pengembangan sumber daya manusia untuk menjabarkan tuntutan ke arah Ilmu dan Teknologi haruslah mengacu kepada kebutuhan pembangunan yang sesuai dengan disiplin ilmu dan profesi yang nantinya dapat menjadi motor penggerak dan percepatan ke arah pembangunan yang berkelanjutan dengan tetap berpegang kepada upaya-upaya penggunaan dan pengelolaan sumberdaya alam yang efektif dan efisien serta senantiasa menjaga kelestarian lingkungan.

Berkaitan dengan itu maka peranan perguruan tinggi dalam pembangunan perlu senantiasa ditingkatkan. Jenjang pendidikan tinggi yang ditawarkan kepada masyarakat perlu mengacu kepada ragam dan tingkat kompleksitas pembangunan itu sendiri dan eskalasi dari ragam permintaan masyarakat terhadap jenis pendidikan tinggi yang sesuai dengan kesempatan, tantangan, perubahan lokal, regional maupun internasional dalam arus globalisasi yang berproses.

Kondisi itu dengan sendirinya menuntut kecekatan tertentu dari perguruan tinggi dalam menyikapi untuk memacu ke arah “Credence Quality” hingga nantinya mampu mengaktualisasikan konsep “Link and Match” yang tepat dan berkualitas.

Dalam kaitan ini Universitas Trisakti, pada tahap awal, sebagai “Entry Point” telah berhasil dan akan selalu berdiri di depan “To Stay Ahead”. Lebih jauh, Universitas Trisakti telah mencoba dan berupaya mengantisipasi permasalahan di atas dengan mengembangkan Program Pasca Sarjana di mana upaya ini merupakan untuk pertamakalinya sebuah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia yang diberikan kepercayaan penuh untuk menyelenggarakan Program Studi Magister Manajemen dengan diberikannya akreditasi penuh oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tanggal 16 Oktober 1992. Keberhasilan ini berlanjut dengan diberikannya akreditasi penuh untuk penyelenggaraan Program Studi Magister Teknik Sipil dan Program Studi Magister Teknik Elektro tanggal 16 Agustus 1993, serta program Magister Ilmu Kedokteran Gigi tanggal 14 Oktober 1998, Program Studi Magister Arsitektur tanggal 6 Juni 2000, Program Doktor Bidang Ekonomi tanggal 23 Juni 2000, dan Program Doktor Bidang teknik Sipil tanggal 7 Juli 2000, Program Magister Ilmu Hukum, tanggal 16 Agustus 2001, dan Program Doktor Ilmu Hukum, Tanggal 24 Maret 2008

Visi

Menjadi salah satu Program Studi Doktor Ilmu Hukum yang terkemuka dan memiliki keunggulan di bidang hukum melalui kegiatan penelitian interdisipliner untuk meningkatkan kualitas hidup dan peradaban.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan Doktor Ilmu Hukum melalui sistem pendidikan tinggi dengan kualitas yang meningkat secara berkesinambungan.
  2. Menciptakan iklim ilmiah dan budaya akademik yang kondusif bagi kegiatan penelitian dan pengembangan ilmu hukum yang relevan dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan nilai Trikrama Trisakti.
  3. Melakukan kajian-kajian hukum melalui pendekatan interdisipliner untuk pengembangan ilmu hukum guna meningkatkan peradaban.

Tujuan

  1. Menghasilkan Doktor Ilmu Hukum yang sesuai dengan standar nasional pendidikan;.

  2. Menghasilkan Doktor Ilmu Hukum yang selalu mengembangkan kemampuan akademik dan kemampuan profesionalnya melalui kegiatan penelitian interdisipliner;

  3. Menghasilkan Doktor Ilmu Hukum yang memiliki kompetensi akademik sesuai dengan persyaratan ilmiah;

  4. Menghasilkan Doktor Ilmu Hukum yang memiliki kompetensi akademik sesuai dengan kebutuhan masyarakat;

  5. Menghasilkan Doktor Ilmu Hukum yang memiliki kepribadian sesuai dengan Trikrama Trisakti;

  6. Menghasilkan Doktor Ilmu Hukum yang memiliki wawasan kebangsaan;

  7. Menghasilkan Doktor Ilmu Hukum yang dapat menerapkan ilmu pengetahuan hukum yang dimilikinya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan hukum dan meningkatkan peradaban;

  8. Menghasilkan Doktor Ilmu Hukum yang memiliki wawasan internasional;

  9. Meningkatkan kualitas pendidikan di program studi Doktor Ilmu Hukum;

  10. Mewujudkan budaya akademik yang memacu pengembangan diri melalui proses pembelajaran yang produktif, efektif dan efisien dalam membangun masyarakat adab (civil society);

  11. Memupuk budaya loyal dan bersikap kritis terhadap almamater bagi warga kampus dan alumni;

  12. Meningkatkan komitmen manajemen dan menegakkan good faculty governance serta menyejahterakan warga Fakultas Hukum untuk mempertahankan kejayaan Universitas Trisakti

Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya

Ide untuk memiliki sebuah perguruan tinggi di Sumatera Selatan telah ada sejak awal tahun 1950-an, yang dicetuskan dalam suatu kesempatan resepsi perayaan hari Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1952. Diprakarsai oleh beberapa orang pemuka masyarakat, menjelma menjadi kesepakatan untuk membentuk “Panitia Fakultet Sumatera Selatan”. Menjelang akhir Agustus 1952, dengan berbagai pertimbangan, ditetapkan bahwa yang pertama akan didirikan adalah fakultas ekonomi. Untuk itu dibentuklah “Panitia Fakultet Ekonomi Sumatera Selatan” yang dikelola oleh suatu yayasan yang didirikan pada tanggal 1 April 1953 dengan nama “Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti”.

Pembukaan Fakultet Ekonomi secara resmi di bawah Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti ini dilakukan pada tanggal 31 Oktober 1953 dalam suatu acara yang dihadiri oleh Mr. Hadi, Sekretaris Jenderal Kementrian Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan (PPK), Drg. M. Isa (Gubernur Sumatera Selatan), Bambang Utoyo (Panglima TT II Sriwijaya) dan Ali Gathmyr (Ketua DPRD Sumatera Selatan).

Upaya melengkapi perguruan tinggi di Sumsel dilanjutkan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti dengan membentuk Panitia Penyelenggaraan Fakultas Hukum. Pada tanggal 1 November 1957, bertepatan dengan perayaan Dies Natalis IV Fakultas Ekonomi, diresmikanlah fakultas tersebut dengan nama ‘Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat”.

Pengembangan kemudian dilanjutkan dengan bantuan Penguasa Militer Teritorial II Sriwijaya yang memberikan bantuan keuangan unuk mendirikan gedung permanen Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti di Bukit Besar (kini Kampus Unsri Bukit). Upacara peletakan batu pertamanya dilakukan pada tanggal 31 Oktober 1957

Upaya selanjutnya adalah penegerian perguruan tinggi yang sudah ada tersebut. Dengan perjuangan gigih tokoh masyarakat Sumsel ketika itu, antara lain Kolonel Harun Sohar (Panglima selaku Ketua Paperda TT II/ Sriwijaya) dan A. Bastari (Gubernur), hambatan yang amsih ada untuk berdirinya universitas negeri di Palembang dapat diatasi. Delegasi yang dikirim ke Jakarta bulan Desember 1959 menemui Menteri PPK (Mr. Moh yamin) berhasil memperoleh jaminan kesediaan pemerintah untuk mengambil alih Perguruan tinggi Syakhyakirti menjadi suatu universitas negeri. Dengan Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 1960 tanggal 29 Oktober 1960 (Lambaran Negara Tahun 1960 No. 135) akhirnya berdirilah Universitas Sriwijaya yang peresmiannya dilakukan pada tanggal 3 November 1960 dalam upacara penandatanganan piagam pendirian oleh Presiden Sukarno dengan disaksikan oleh Menteri PPK (Mr. Priyono) dan beberapa Duta Besar negara sahabat. Sebagai Presiden Universitas yang pertama diangkat Drg. M. Isa yang diangkat dengan Keputusan Presiden No. 696/M tahun 1960 tanggal 29 Okober 1960

Untuk memenuhi tuntutan perkembangan, Unsri kemudian merencanakan penambahan kampus, di luar Bukit Besar yang sudah ada, dengan membebaskan tanah seluas 712 hektar, di Indealaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (Sekarang Ogan Ilir-OI), pada tahun 1982. Pembangunan kampus baru ini dimulai pada tahun 1983 dengan bantuan dana Asian Development Bank (ADB), yang secara fisik baru dimulai pada tahun 1989 dan berakhir pada tanggal 31 Desember 1993. Gubernur Sumatera Selatan H Ramli Hasan Basri memberikan kuliah perdana menandai awal kegiatan akademik di kampus baru Inderalaya ini pada tanggal 1 September 1993. Pemanfaatan sepenuhnya fasilitas di Kampus Inderalaya dilaksanakan dengan Keputusan Rektor pada bulan Januari 1995 dimana ditetapkan bahwa terhitung sejak tanggal 1 Februari 1995 semua kegiatan administrasi dan sebagian besar kegiatan akademik diselenggarakan di Kampus Inderalaya. Peresmian Kampus Unsri Indralaya yang sesungguhnya baru dilaksanakan pada tanggal 6 Maret 1997 oleh Presiden Soeharto.

Salah satu tujuan pendidikan tinggi adalah menghasilkan lulusan yang dapat melaksanakan pembangunan sesuai dengan kebutuhan pembangunan Nasional. Karena kebutuhan pembangunan nasional bukanlah sesuatu yang statis, artinya akan selalu berubah sesuai dengan perubahan situasi regional maupun global, maka perguruan tinggi dituntut pula untuk senantiasa berubah dan menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan dan pembangunan, disamping menyesuaikan diri terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan informasi dunia. Hal inilah yang merupakan tantangan utama yang dihadapi pendidikan tinggi Indonesia memasuki abad XXI, yang akan diawali dengan era persaingan bebas dan keterbukaaan pasar regional (ASEAN Free Trade Area: AFTA) dan selanjutnya persaingan bebas dan keterbukaan pasar Asia Pasifik (Asia Pacific Economic Coorporation:APEC) tahun 2020.

Angin “Keterbukaan Pasar” ini terlihat mulai menyentuh Unsri. Permintaan untuk mengikuti pendidikan di Unsri dari calon mahasiswa luar negeri mulai terasa meningkat dalam beberapa tahun belakangan ini. Hal ini merupakan fenomena yang menggembirakan sekaligus merupakan tantangan. “Menggembirakan”, karena Unsri telah mulai diperhitungkan sebagai perguruan tinggi yang berkwalitas untuk diminati oleh calon mahasiswa dari luar negeri. “Tantangan”, karena hal ini menuntut dilakukannya perbaikan, peningkatan dan pengembangan institusional di segala aspek sehingga standar akademik Unsri benar-benar setara dengan perguruan tinggi di luar negeri setidak-tidaknya dalam kawasan regional.

Di abad XXI perguruan tinggi di Indonesia termasuk Unsri telah harus dapat menghasilkan lulusan yang lebih berkualitas dan mampu berperan dalam masyarakat global. Hal ini menuntut dilakukannya peningkatan jumlah, mutu dan sarana akademik dan non akademik seiring dengan upaya memperbaiki administrasi dan manajemen organisasi. Dalam upaya mempersiapkan diri menghadapi tantangan abad XXI ini, Unsri telah melakukan pengkajian lingkungan internal untuk melihat kekuatan (Strength) dan kelemahan (Weakness), dan pengkajian lingkungan eksternal untuk melihat peluang (Oppurtunities) dan tantangan (threat) yang akan dihadapi. Dari kajian SWOT ini dirumuskan visi, Misi dan Tujuan Unsri menghadapi abad XXI.

VISI UNSRI

Visi Universitas Sriwijaya pada tahun 2020 adalah “Universitas Sriwijaya pada dasawarsa kedua abad ke-21 merupakan perguruan tinggi termuka di Indonesia yang berbasis riset, memiliki keunggulan di berbagai cabang ilmu, khususnya di bidang pengembangan sumber daya alam, untuk menghasilkan manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkualitas, berakhlak tinggi, berbudaya, bersemangat ilmiah, dan menguasai serta mampu mempergunakan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi, dan kesenian untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia”.

MISI UNSRI

Untuk mewujudkan visinya, Unsri menyusun misi sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan, membina dan mengembangkan pendidikan tinggi dalam upaya menghasilkan manusia terdidik yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan iptek dan/atau kesenian;
  2. menyelenggarakan, membina dan mengembangkan pendidikan tinggi dalam rangka menghasilkan pengetahuan empirik, teori, konsep, metodologi, model, informasi baru atas cara kerja baru, yang memperkaya ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau kesenian;
  3. menyelenggarakan, membina dan mengembangkan pengabdian kepada masyarakat dengan menerapkan ilmu pengetahuan sebagai upaya memberikan sumbangsih demi kemajuan masyarakat; dan
  4. menyelenggarakan pendidikan tinggi yang modern dan efisien.

TUJUAN UNSRI

  1. Menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mandiri sesuai dengan kebutuhan masyarakat;
  2. menghasilkan tenaga terdidik dan terlatih yang terampil dan andal untuk menopang pembangunan bangsa;
  3. menghasilkan pengetahuan empirik, teori, konsep, metodologi, model, atau cara kerja baru yang akan memperkaya ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian;
  4. menghasilkan teknologi unggulan yang handal, serta teknik produksi teruji dan tepat guna untuk dimanfaatkan masyarakat;
  5. menghasilkan kajian kesenian, karya seni serta menyelenggarakan kegiatan kesenian untuk meningkatkan estetika bangsa;
  6. meningkatkan peran sebagai pusat pengembangan dan penafsiran ilmu pengetahuan, teknologi, informasi, kesenian dan olahraga;
  7. meningkatkan peran aktif dalam membantu pemerintah dan masyarakat melalui lembaga-lembaga terkait di Unsri; dan
  8. meningkatkan kinerja yang relevan, bertanggung jawab, terpadu, berkelanjutan dan efisien dalam melaksanakan otonomi perguruan tinggi.

STRATEGI DAN PENGEMBANGAN UNSRI MENUJU 2020

Dengan memperhatikan isu strategik utama secara nasional dan dikaitkan dengan hasil kajian lingkungan internal dan eksternal, didapatlah strategi pengembangan yang dilaksanakan Unsri menuju Visi 2020, sebagai berikut:

  1. Pengembangan Unsri sebagai pusat pendidikan;
  2. pengembangan Unsri sebagai pusat penghasilan, penyimpan dan penyebarluas ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan informasi bagi masyarakat;
  3. pengembangan kelembagaan dan organisasi;
  4. pengembangan SDM;
  5. pengembangan kemahasiswaan;
  6. pengembangan kerjasama dengan dunia bisnis, industri, instansi dan perguruan tinggi dalam dan luar negeri;
  7. pengembangan kampus.

Strategi pengembangan di atas dituangkan ke dalam berbagai program pengembangan yang pada dasarnya terdiri dari tiga program induk pengembangan, sbb:

  1. Program Induk pemetaan sistem pendidikan tinggi.
  2. Program induk peningkatan relevansi dan mutu.
  3. Program induk pemerataan akses pendidikan tinggi.

s1 – Sarjana Hukum 

Fakultas Hukum didirikan pada tanggal 31 Oktober 1957 di bawah naungan Yayasan Perguruan Sjakhyakirti dan berstatus swasta. Pada tanggal 17 September 1960 oleh Yayasan Perguruan Sjakhyakirti, Fakultas Hukum ini diserahkan kepada Universitas Sriwijaya (UNSRI). Pada tanggal 14 Febriari 1961, dibuka Fakultas Hukum UNSRI Cabang Lampung yang kemudian memisahkan diri dari UNSRI pada tahun 1963 untuk bergabung dengan Universitas Lampung. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor UNSRI tanggal 25 November 1965, dibuka Fakultas Hukum UNSRI Cabang Bangka yang kemudian ditutup pada tanggal 26 Juni 1983 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0295/O/1983.

Cabang kuliah Fakultas Hukum UNSRI di Belitung, Curup dan Kayu Agung serta Extention Fakultas Hukum di Palembang secara serentak dibuka pada tahun akademik 1967/1968. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor UNSRI tanggal 1 Maret 1969, Extention Fakultas Hukum diubah menjadi Fakultas Hukum Sore. Kini Cabang kuliah di Belitung, Kayu Agung dan Curup telah ditutup.

Fakultas Hukum Sore dibuka kembali pada tahun akademik 1996/1997 berdasarkan persetujuan Rektor UNSRI tanggal 11 Juli 1996 Nomor 3794RT/PT11.1.1/1996.

Pada saat ini Fakultas Hukum UNSRI memiliki satu Program Studi yaitu Program Studi Ilmu Hukum dengan lima (5) Program Kekhususan (PK) yaitu PK Studi Hukum dan Sistem Peradilan, PK Studi Hukum dan Bisnis, PK Studi Hukum dan KeIslaman, PK Studi Hukum dan Kenegaraan dan PK Studi Hukum dan Masalah-masalah Transasional.

Pada tahun akademik 1983/1984, Fakultas Hukum UNSRI menjadi induk bagi Program Studi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan jurusan Ilmu Administrasi Negara. Tahun 2000 program tersebut memisahkan diri dan berdiri sendiri menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNSRI.

Tanggal 5 September 1996, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 451/DIKTI/Kep/1996, didirikan Program Studi Magister Ilmu Hukum UNSRI.

Seperti juga fakultas lain dalam lingkungan UNSRI mulanya perkuliahan diselenggarakan di kampus Bukit Besar Palembang, namun dengan dibangunnya kampus baru di Inderalaya Ogan Komering Ilir sejak tahun 1993/1994 mahasiswa tahun ajaran 1993/1994 mulai kuliah di kampus baru Inderalaya. Pada tanggal 1 Februari 1995 kegiatan perkuliahan diselenggarakan di kampus Inderalaya, kecuali untuk penyelenggaraan Pelatihan Kemahiran Hukum (PLKH) diselenggarakan di Laboratorium Fakultas Hukum UNSRI di kampus Bukit Besar dengan pertimbangan sebagian besar totur adalah praktisi hukum yang bertugas dan berdomisili di Palembang.

PROGRAM STUDI S2 ILMU HUKUM

Kemampuan untuk mengembangkan penampilan di bidang ilmu hukum dalam spektrum yang lebih luas;PENDAHULUAN
Kurikulum dan penyelenggaraan pendidikan Program Magister Ilmu Hukum diarahkan pada hasil lulusan yang memiliki:

  1. Kemampuan merumuskan pendekatan yang lebih sesuai untuk memecahkan berbagai masalah hukum dalam masyarakat;
  2. Kemampuan mengembangkan ilmu hukum;
  3. Kemampuan meningkatkan pengabdian untuk memajukan ilmu hukum dengan penelitian dan pengembangan, dan;
  4. Dasar ilmu pengetahuan yang memenuhi syarat untuk melanjutkan ke Program Doktor.

V I S I

Visi Program Studi Ilmu Hukum menciptakan lulusan yang berwawasan ilmu pengetahuan hukum, beriman, bertaqwa, serta peduli terhadap perlindungan hak asasi manusia dan tanggap terhadap perkembangan hukum dalam masyarakat.

M I S I

Misi Program Studi Ilmu Hukum adalah:

  • Menghasilkan lulusan yang berakhlak tinggi, yang mampu mengembangkan Ilmu Hukum serta meningkatan kepedulian terhadap perlindungan hak asasi manusia dan perkembangan hukum bisnis.
  • Menyebarluaskan hasil pengembangan Ilmu Hukum dan Hak Asasi Manusia, guna mewujudkan masyarakat yan taat hukum dan sadar hak asasi manusia dan hokum bisnis

T U J U A N

  • Tersedianya SDM yang berkualitas di bidang hukum untuk memenuhi pasar, baik nasional, regional maupun internasional
  • Terbentuknya Pusat Pengembangan dan Pengkajian Ilmu Hukum Pidana dan HAM
  • Semakin berkembangnya teori hukum dan ilmu hukum pidana, serta konsep perlindungan HAM guna mewujudkan masyarakat madani.
  • Terbentuknya Pusat Pengembangan dan Pengkajian Ilmu Hukum Pidana, Hukum Bisnis dan HAM.
  • Semakin berkembangnya teori hukum dan ilmu hukum pidana, serta konsep perlindungan HAM guna mewujudkan masyarakat maddani.

PROGRAM DOKTOR ILMU HUKUM

Program Doktor Ilmu Hukum dibuka berdasarkan surat izin Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor:273/D/T/2008, tanggal 16 Januari 2008. SK Rektor Nomor. 247/H9/PE/ 2008. tentang Pembukaan dan Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Program Studi Ilmu Hukum jenjang Program Doktor (S3) Pada Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya. Tanggal 31 Januari 2008.

TUJUAN

Penyelenggaraan Program Doktor Ilmu Hukum Program Pasacasarjana Universitas Sriwijaya bertujuan:

  1. menghasilkan sarjana dengan kualifikasi Doktor Ilmu Hukum yang mandiri, professional dan memiliki integritas tinggi berbasis iman dan taqwa.
  2. menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan mengembangkan konsep ilmu hukum dan teknologi melalui penelitian.
  3. menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan merespon dan mengapresiasi perkembangan ilmu pengetahuan hukum yang berkembang dalam masyarakat.
  4. mendidik dan menghasilkan ahli/pakar ilmu hukum yang mampu berwenang melakukan pengembangan dan penerapan keilmuan dalam bentuk pemikiran sistematis, melalui kajian filsafat hukum, penelusuran, restrospektif sejarah perkembangan filsafat dan hukum, serta dialog bidang ilmu secara kritis dan kreatif;
  5. mendidik dan menghasilkan Doktor Ilmu Hukum yang mampu dan mempunyai kompetensi melakukan penelitian, baik secara kepustakaan maupun pengalaman reflektif, mampu memperkaya gagasan hukum, mampu menilai dan mengkaji secara mendalam filsafat hukum, serta mampu membuat analisis krisis tentang publikc issuesdan berbagai fenomena kebudayaan dalam perkembangan ilmu hukum;
  6. mengembangkan sumber daya manusia, untuk peningkatan mutu pengajar, peneliiti  bidang lain yang berkorelasi dengan hukum, khususnya dari disiplin ilmu hukum.
  7. memberikan informasi pelayanan masyarakat berupa kajian filsafat, teori dan ilmu hukum, modul khusus tentang metoda kejernian berpikir bagi program studi ilmu hukum maupun instansi yang memerlukan.

PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

Kegiatan pendidikan Program Doktor Ilmu Hukum diselenggarakan di Kampus Pascasarjana Universitas Sriwijaya. Jl. Padang Selasa No.542 Bukit Besar Palembang 30139. Kegiatan perkuliahan diselenggarakan dengan perkuliahan tatap muka, ceramah dan diskusi.

Tenaga Pengajar terdiri dari dosen berkualitas pendidikan Doktor dan Guru Besar serta ditunjang oleh tenaga penunjang yang profesional

Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan

UPH telah mendefinisikan visi dan misi organisasi untuk menekankan pendidikan yang seimbang dan terintegrasi, meliputi seni, ilmu pengetahuan dan teknologi dan nilai-nilai spiritual yang kuat.

Visi

Untuk menjadi lembaga yang berpusat pada Kristus untuk sangat baik, holistik, transformasional pendidikan tinggi yang akan mengembangkan pemimpin yang kompeten dan profesional yang dilengkapi dengan pengetahuan yang benar, dipandu oleh iman dalam Kristus, dan memberikan contoh karakter yang saleh.

Misi

  • Untuk mempersiapkan dan memberdayakan siswa untuk menjadi profesional holistik dan pemimpin pelayan yang siap untuk melayani dan memuliakan Tuhan.
  • Untuk memberikan kontribusi pada kemajuan pengetahuan dan teknologi berdasarkan Kristus – prinsip berpusat.
  • Untuk berpartisipasi dalam pengembangan masyarakat, pembangunan bangsa, dan peningkatan kualitas hidup manusia dan masyarakat untuk kemuliaan Allah

S1 – Ilmu Hukum

UPH Law School memiliki kurikulum yang inovatif menggabungkan kedua kurikulum nasional dan internasional untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan siswa dan untuk menyediakan mereka dengan keterampilan profesional. Sekolah Hukum kami mempersiapkan lulusan untuk berkontribusi kepada masyarakat sebagai pengacara atau hukum lain yang terkait peran dengan menunjukkan integritas yang tak tertandingi dan kompleks capabillities pemecahan masalah. Program ini didukung oleh UPH Lembaga Konsultan dan Bantuan Hukum.

Modus program Purna waktu
Program Durasi 3 tahun (9 semester)
Kurikulum 144 SKS (SKS)
Biaya Biaya Kredit
biaya semester
Fasilitas dan orientasi pembelajaran
biaya Pendaftaran
Untuk jelasnya, silahkan download disini
: Rp 400.000, -
: Rp 6.000.000, -
: Rp 12.500.000, -
: Rp 23.380.000, -
Konsentrasi – Hukum Bisnis
- Hukum Internasional
- Proficiency Legal

s2 – Magister Ilmu Hukum 
Memahami tantangan persaingan global adalah wajib bagi pemimpin perusahaan saat ini. Modal, orang, barang, ide, dan pengaruh budaya bahkan mengalir melintasi batas nasional, membuat kesadaran global. The UPH Magister Hukum berfokus pada bidang Hukum Bisnis. Lulusannya diharapkan menjadi ahli dalam arena. Selain itu, lulusan UPH didorong untuk melanjutkan pendidikan mereka di tingkat doktor.

Tujuan Program
1. Untuk menjadi salah satu pusat pendidikan hukum di Indonesia, khususnya di bidang Hukum Bisnis.
2. Master program Hukum diarahkan menghasilkan lulusan dengan karakteristik sebagai berikut:
- Kemampuan untuk meningkatkan layanan profesional melalui penelitian dan pengembangan di bidang hukum, khususnya Hukum Bisnis
- Kemampuan untuk berpartisipasi dalam pengembangan pengetahuan hukum
- Kemampuan untuk mengembangkan kinerja profesional pada spektrum yang luas dengan berhubungan dengan bidang keilmuan, ilmu khusus hukum.
- Kemampuan untuk merumuskan pendekatan untuk pemecahan masalah dengan cara logika ilmiah
- Kemampuan untuk melanjutkan perkembangan ilmiah dalam rangka mengantisipasi program doktor dalam hukum

Studi Modus Evening Class, Senin – Jumat (empat kali seminggu, 18,00-21,00)
Program Durasi 2 tahun
Kurikulum Semester I
Teori Hukum
Politik Hukum
Sejarah Hukum
Penelitian hukum

semester II
UU Penanaman Modal
Filsafat Hukum
Sosiologi Hukum
UU Perbankan
Peran Hukum dalam Pembangunan Ekonomi
Hukum Perdagangan Internasional

semester III
Hukum Kapita Selecta Bisnis
UU Kepailitan Perusahaan &
Hukum Kejahatan Korporasi
Opsional Subyek *

semester IV
Kontrak Drafting Keahlian / Praktek Hukum
Tugas Akhir
tesis
total Kredit

Biaya Rp 39.900.000, -

Untuk jelasnya, silahkan klik disini
Hukum Konsentrasi Bisnis
Penerimaan (021) 25535161/68 atau graduate.admission@uph.edu

Doktor Ilmu Hukum
Tujuan Program
Untuk menghasilkan Dokter standar internasional Hukum, inovatif dan mampu mengembangkan peneliti sebagai berkualitas tinggi dengan nilai-nilai etika yang luar biasa.

Tinjauan Program
The Doctor Hukum program UPH terstruktur pada semester dan sistem kredit, dan terdiri dari pengetahuan dasar, keterampilan lanjutan, dan penelitian. Siswa dapat menyelesaikan program ini dalam waktu enam sampai sepuluh semester. Pengetahuan dasar dan keterampilan program yang menggunakan pendekatan kelas tutorial, seminar, proyek-proyek individu, termasuk makalah dan komunikasi penelitian.

Dokter program penelitian Hukum menghasilkan karya mutakhir di berbagai bidang dan disiplin ilmu dari Administrasi dan Hukum Konstitusi Hukum dan Ekonomi. “Ide laboratorium” kuliah tuan rumah, simposium, dan konferensi untuk meningkatkan wacana intelektual dan perdebatan di kampus dan di luar. Program ini juga memberikan siswa dengan kesempatan penelitian yang berharga dan kesempatan untuk bekerja secara langsung dengan anggota fakultas pada proyek-proyek inti dari agenda ilmiah mereka

Gelar Ph.D / Doktor Hukum
Studi Modus Evening Class, Senin – Jumat (18,00-21,00)
Program Durasi 6 – 10 semester
Kurikulum Semester I
Filsafat Ilmu
Filsafat Hukum

semester II
Penelitian Hukum Metodologi *
Teori Hukum *
Perbandingan Sistem Hukum *
Peran Hukum dalam Pembangunan Ekonomi *
Filsafat Hukum Pidana *
Filsafat Hukum Konstitusi / Administrasi *

semester III
Disertasi Penelitian:
Seminar Hasil Disertasi Desain Penelitian

semester IV
kualifikasi
Seminar Disertasi Desain Penelitian

semester V
Menulis akademik untuk International Journal
Disertasi: Pre-promosi (Tutup Pemeriksaan)

Semester VI dan lebih Credits
Disertasi: Promosi (Open Pemeriksaan)

total Kredit

* Pilih salah satu sesuai dengan Kredit Disertasi Topic
Biaya Rp 120.000.000, -

Untuk jelasnya, silahkan klik disini

Penerimaan (021) 25535161/68 atau graduate.admission@uph.edu