34 Profesi Hukum

Sikap Mental dan Etika Profesi Hukum

Dulu sebelum diganti dengan kurrikulum 2006, nama mata kuliah ini adalah etika dan tanggnug jawab profesi hukum. Tidak banyak hal yang bisa di ceritakan tentang ini namun yang penting aku dapat nilai yang “A” nsayang aja nilai bobotnya rendah dan tidak bisa mengongkrak nilai.

Megapa perlu ada ini? Yah mungkin karena pengacara udah menjadi bejat semua, dan hakim sekrang mudah di suao, para jaksa yang membela kepentingan perut dan polisinya mengejar setoran dan mahasiswa hukum contek menyontek alias belajar curang. Seperti itu kah Negara kita? Konon sebagai Negara hukum yang korup dan berdasarkan nilai nilai dalam pancasila yang impoten.

Apakah hukum di Indonesia kehilangan wibawa? Bagiku yah…. Lalu apa yang perlu di perhatikan dalam matakuliah ini, yaitu mengetahui bahwa hukum kita itu sakit, kita harus ngaku bahwa kondisi ini adalah sakit. Apabila kkita ngak sadar sadar bahwa perlakukan itu itu salah dan selalu membenarkan tindakan tindakan kita yang salah malah di anggap benar. Kalau jujur maka kemungkinan menang adalah sedikit. Ini mungkin pelajrain ini sangat normative iatu dengan adanya daftar apa yang boleh di lakukan dan apa yang tidak boleh di lakukan.

Sekarang itu tidak cukup untuk mengerti. Harus bisa plaing tidak mengetahui kondisi real di masyrakat, mulau dari trick trick yang terjadi dalam mafia pengadilan. Kalo tidak dan dibiarkan maka bisa jadi tambah rusak Negara ini dan wibawa porfesi bisa hilang. Banggakah kita dalam profewi ini atau apakah kita merasa terjebak dalam pilihan kita sendiri.

Kalo ini terjadi apa yang anda lakukan. Seharusnya lebih kayak gitu pelajaran. Dan kalau bisa ini yang terjadi di masyarakat. Kita harus di persiapkan apa yang bisa terjadi satu sama lainnya. Mungkin satu per satu kita bisa memperbaiki muali dari mahasiswa yang berani dan jujur. Semoga masa depan profesi ini cerah danbekemban.

1 thought on “Sikap Mental dan Etika Profesi Hukum”

  1. ternyata profesi unuk anak hukum bukanhanya manjadi jaksa hakim atau pengacara lho, mungkin kita harus memandang ke sektor lain tapiapa ya?menjdi penulis di bidang hukum adalah ide yang baik, tapi dengan bahasa yang gaul, ringan juga. jadidapat mendongkrak kesadaran hukum bangsa ini yang sangat minim, bukankah itu profesi yang menarik juga?siapakah yang berminat?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.