Posted in 29 Buku Hukum

Studi Notariat & Serba-Serbi Praktek Notaris

Studi Notariat & Serba-Serbi Praktek Notaris

Rp. 500.000

*  Edisi revisi atas buku serupa yang kami terbitkan sebelumnya. Edisi terdahulu terdiri atas dua jilid: jilid 1 (1994) mengenai Orang  dan jilid 2 (2000) mengenai Benda. Isi kedua jilid tersebut sesuai dengan urutan buku dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (BW), yakni  Buku Pertama tentang Orang (Bagian Pertama) dan Buku Kedua tentang Benda (Bagian Kedua)

* Edisi revisi ini (2007) adalah gabungan jilid 1 dan 2 (edisi terdahulu) dengan Bagian Ketiga (tentang Perikatan) ke dalam satu  jilid. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pengguna buku untuk mendapatkan pengetahuan yang utuh mengenai ilmu kenotariatan dalam satu jilid lengkap.

* Buku ini terdiri atas dua bagian besar, yakni Bagian Studi Notariat (pelajaran) dan Bagian Serba-Serbi (pengalaman notaris di lapangan). Pada akhir buku ini terdapat Indeks Umum yang memudahkan pengguna mencari topik yang dibutuhkan. Karena buku ini terutama mengupas hal-hal yang berkaitan dengan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, maka di bagian akhir buku juga kami sediakan Indeks Pasal Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang diangkat dalam buku ini.Buku ini juga dilengkapi dengan Suplemen, yakni naskah Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (S. 1847-23) dan UU 30/2004 tentang Jabatan Notaris.

* Buku ini juga dilengkapi dengan Suplemen, yakni naskah Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (S. 1847-23) dan UU 30/2004 tentang Jabatan Notaris.

* Buku ini ditujukan bagi mahasiswa yang sedang memperdalam ilmu kenotariatan dan para praktisi yang sehari-hari berkecimpung dalam dunia kenotariatan (notaris).

* Lebih lengkap isinya dan tampil dalam tata letak lebih menarik dari edisi sebelumnya.

* Mampu menjawab kebutuhan mahasiswa dan praktisi dunia kenotariatan (notaris) dan menjadi salah satu sumber referensi yang sahih sebagai pijakan dalam menjalankan pekerjaannya.

* Bapak Tan Thong Kie, penulis buku ini, dulu adalah praktisi hukum di bidang notariat. Penulis dikenal sebagai notaris yang jujur dan cerdas, juga tekun dalam menulis. Dikatakan oleh H.W. Roeby  dalam bukunya Het Notarisambt en de Notarieele Akte, bahwa seorang notaris itu seharusnya menjadi een baken in de maatschappelijke zee (“rambu dalam lautan masyarakat”).

Prof. Dr. Satya Arinanto, S.H., M.H. (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia):
“Buku berjudul Studi Notariat dan Serba-serbi Praktek Notaris yang ditulis oleh Tan Thong Kie ini merupakan salah satu literatur penting yang layak dibaca oleh para mahasiswa yang mendalami studi pada Program Notariat. Terlebih setelah dibuka Program Magister Kenotariatan pada Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan beberapa Fakultas Hukum Negeri dan Swasta lainnya pada tahun 2000, para mahasiswa yang mengikuti studi pada bidang tersebut semakin membutuhkan suatu bahan pustaka yang bersifat mendasar dan terperinci. Sesuai dengan judulnya, buku ini tidak hanya memuat hal-hal mendasar yang terkait dengan studi notariat, namun juga berbagai aspek lainnya yang lekat dengan dunia praktek. Dengan demikian penulis buku ini telah berupaya menggabungkan sisi das sollen dan das sein dari dunia kenotariatan. Hal ini memang sangat didukung oleh latar belakang akademis serta pengalaman praktek notariat penulisnya.
Setelah lulus ujian notaris lengkap pada tahun 1956, ia berpraktek sebagai notaris selama 12 tahun di Palembang (hingga 1968), dan kemudian dilanjutkan dengan praktek selama 16 tahun di Jakarta (sampai 1984). Di samping itu, ia juga mengabdikan diri pada Program Notariat Fakultas Hukum Universitas Indonesia selama 22 tahun (1968–1990) untuk mengajar mata kuliah “Teknik Pembuatan Akta“.
Berdasarkan hal-hal itulah saya berpandangan bahwa substansi buku ini dapat memberikan landasan dan sekaligus memperluas cakrawala pemahaman mahasiswa terhadap bidang kerja yang akan digelutinya selepas studi pada Program Notariat.”

Dr. Rosa Agustina, S.H., M.H. (Ketua Lembaga Kajian Hukum Perdata Fakultas Hukum Universitas Indonesia):
“Para mahasiswa notariat memerlukan buku pegangan untuk memperdalam pengetahuan mengenai hukum perdata yang diperlukan untuk menjalankan profesi notaris.
Buku ini membahas het bestaande notariaat atau notariat yang ada pada waktu ini, baik sejarah maupun keadaannya pada saat ini. Isi buku ini terdiri atas tiga bagian besar sesuai dengan urutan buku dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tentang Orang, Benda, dan Perikatan.
Buku ini layak dibaca dan dimiliki oleh notaris, mahasiswa notariat, dan mahasiswa fakultas hukum pada umumnya.”

Author:

This is me and this is my life that i choose

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s