Posted in 29 Buku Hukum

Mediasi Perkara KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga): Teori dan Praktek di Pengadilan Indonesia

Mediasi Perkara KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga): Teori dan Praktek di Pengadilan Indonesia

Rp. 49.500

Buku ini menjelaskan mediasi sebagai metode alternatif yang efektif dalam menyelesaikan perkara KDRT di pengadilan Indonesia, baik melalui mediasi perdata di pengadilan agama maupun mediasi penal di pengadilan negeri. Secara teori, buku ini menganalisis kecocokan mediasi dalam menangani perkara KDRT, mediasi penal menurut Hukum Adat, Hukum Islam dan Hukum Nasional, serta integrasi mediasi penal ke dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Perbandingan integrasi mediasi penal dalam system peradilan pidana di tiga Negara (Thailand, Jerman, dan Australia) juga disajikan untuk mempelajari pengalaman dan kemungkinan mengadopsi system mereka. Secara praktek, buku ini memberikan bekal skill dan teknik yang khusus diperlukan bagi mediator dalam menangani perkara KDRT. Praktek mediasi perdata beserta studi kasus di pengadilan agama dan mediasi penal di pengadilan negeri tempat penelitian buku ini juga dipaparkan agar pembaca mendapat gambaran keberlangsungan mediasi. Buku ini bermanfaat tidak hanya untuk kalangan hukum (hakim, mediator, para pihak yang berperkara), tetapi juga untuk akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum yang tertarik dengan perkembangan metode penyelesaian sengketa di Indonesia.

Daftar Isi

BAB  I      PENDAHULUAN | 1

1.1.      Latar Belakang | 5

1.2.      Landasan Teori | 11

1.3.      Batasan Penelitian | 22

BAB II    PERKEMBANGAN UPAYA PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI INDONESIA | 24

2.1       Penyebab KDRT di Indonesia | 25

2.1.1     Budaya Patriarkhi | 25

2.1.2     Kesalahpahaman terhadap Ajaran Agama | 31

2.1.3     Ketidakseimbangan Kekuatan (Power Imbalance) dalam Rumah Tangga | 35

2.2       Terobosan Hukum sebagai Upaya Penghapusan  KDRT | 36

2.3       Hambatan Penghapusan KDRT | 40

2.3.1     Persepsi  Masyarakat Indonesia terhadap Perkara KDRT | 40

2.3.2     Paradigma Legalistik Aparat Penegak Hukum | 42

2.3.3     Kelemahan Undang-Undang PKDRT | 46

Author:

This is me and this is my life that i choose

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s