18 Hukum & Teknologi

Meningkatkan Jumlah Pengunjung Webite Studi Hukum

 

monthly views of studi hukum website

Tabel diatas menunjukan perkembangan website studi hukum mulai dengan 18 Agustus 2008 dengan bulan pertama hanya mendapatkan 6 kunungan. Dengan semakin banyak postingan maka juga semakin meningkat juga jumlah kunjungan di studi hukum. Sampe sekarang yaitu 30 april 2010 ada sekitar 200 ribuan pengunjung 🙂 Namun untuk membuat website ini lebih bermanfaat dan akses luas terhadap semua orang akan jumlah kunjangan website ini harus di tambah who know? mungkin ini bisa bermanfaat bagi mereka 🙂 Untuk melihat jumlah posting perbulannya maka dapat dilihat di tabel dibawah ini:

 

post per month
the number of post created per month

Habis membaca sana sini ada beberapa hal untuk meningkatkan jumlah visit dari dari website studi hukum. Dalam alwi’s Blog dia menyebutkan ada 25 cara untuk meningkatkan jumlah pengunjung.

  1. Buatlah conten atau postingan yang menarik.
  2. Design dan layout yang baik.
  3. Gunakan nama domain sendiri.
  4. Daftarkan blog atau website ke search engine
  5. Mulailah “tagging” image di blog anda.
  6. Perhatikan dan pelajari statistik blog anda.
  7. Buat Daftar Isi seluruh postingan dan Buat Link antar postingan yang berkaitan baik di dalam postingan atau di bawah postingan.
  8. Rajin blogwalking dan tukeran link
  9. Respon segera commentar dan email.
  10. Submit blog atau postingan ke beberapa direktori blog atau social bookmark.
  11. Jalin kerjasama dengan blogger lain.
  12. Sign up ke Yahoo! Answer.
  13. Gunakan Feedburner untuk memudahkan pengunjung berlanganan feed blog anda.
  14. Gunakan Youtube.
  15. Gunakan Technorati tags.
  16. Gunakan fasilitas untuk memudahkan pengunjung menshare artikel anda.
  17. Buat artikel atau postingan pada moment-moment khusus.
  18. Buat pengunjung blog anda merasa seperti di rumah sendiri.
  19. Jangan pasang iklan secara berlebihan
  20. Buatlah sebuah kontes berhadiah.
  21. Tolonglah blogger yang membutuhkan anda.
  22. Berikan sebuah award/penghargaan.
  23. Join di sebuah forum dan dan message board
  24. Buat blog anda menjadi dofollow
  25. Buatlah Thread Comment atau Komentar Bertingkat

Lutfi Rifa’a dalam catatan kecil tentang kehidupan menulis ada 3 hal yang bisa dilakukan:

  1. Posting aja terus teus terus dan terus
  2. Link Exchange dengan blog/website sejenis yang berkualitas
  3. Bookmark ke Delicious, DIGG dan semacamnya
  4. Intinya perbankan backlink

Dismas dalam blognya menulis ada 4 hal yang bisa dilakukan:

  1. Pertama, bagi yang belum pernah, silahkan daftarkan blog anda ke 40 sites sekaligus
  2. Daftarkan blog anda ke blog directory. misalkan blog catalog
  3. Sekalian juga ke top blog area dan blog top list
  4. Daftarkan ke blog indonesia sekalian untuk menunjukkan kalau blog kita blog Indonesia

Yang merupakan monster dalam hal ini article yang menulis 50 cara meningkatkan traffic jumlah pengunjung yang ditulis oleh

  1. Menulis dan submit artikel dan masukkan pada direktori artikel.
  2. Tinggalkan komentar pada blog lain dengan backlink ke halaman web kita.
  3. Jawab pertanyaan pada http://www.answers.yahoo.com
  4. Buat post pada forum dan pastikan ada LINK ke halaman web kita.
  5. Buat “press release”dan submit di http://www.PRWeb.com.
  6. Iklankan halaman web kita ke dalam kategori yang benar pada http://www.CraigsList.com
  7. Buatlah testimonial produk atau pengumuman yang boleh digunakan sebagai pertukaran backlink ke laman web kita.
  8. Awali blog dan submit kepada 100 direktori gratis, misalnya Blogonsite.com
  9. Kita juga boleh submit kepada halaman web mesin pencarian utama atau search engine secara manual.
  10. Optimisasi tiap tampilan pada setiap halaman web kita dengan kata kunci atau frasa tertentu
  11. Letakkan LINK pada tandatangan email ke arah halaman web kita.
  12. Jadikan “404 error page” yang mengarah ke halaman web kita.
  13. Gunakan mesin pencari PPC untuk pengiklanan.
  14. Letakkan bookmark halaman web ini ke halaman web kita.
  15. Adakah “tell-a-friend form” pada halaman web kita.
  16. KIRIM artikel kepada ezine ,pastikan ada pautan ke laman web kita.
  17. Buat tulisan konten yang “crazy” dan sebarkan secara viral.
  18. Berikan sesuatu yang gratis (ebook,report,e-course) supaya pengunjungt akan kembali ke halaman web kita.
  19. HALaman web kita mesti ada RSS.
  20. Submit halaman web kita kepada banyak direktori niche yang ada di internet.
  21. Ambil bagian dalam program pertukaran banner atau link.
  22. Ciptakan satu perisian dan berikan secara percuma kepada pelawat laman web kita.
  23. Beli juga nama domain kita yang salah eja
  24. Sebarkan KARTU NAMA kita bersama dengan nama domain yang berkaitan dengan niche kita.
  25. Giatkan program affiliate kita dan jadikan affiliate kita menambah trafik
  26. Mulakan muka surat untuk social bookmarking seperti http://www.MySpace.com
  27. Submit video viral kepada http://www.YouTube.com
  28. Adakah survey dan paparkan hasilnya pada halaman web kita.
  29. Dapatkan teman joint venture yang boleh mendatangkan trafik ke laman web kita.
  30. Kita membuat newsletter atau ezine sendiri.
  31. Gunakan autoresponder atau email untuk memastikan pengunjung datang ke halaman web kita.
  32. Kita boleh membeli iklan halaman web lain yang pageranknya tinggi.
  33. Kirim free copy produk kita ke laman web lain sebagai pertukaran review produk.
  34. Jual atau letakkan classified ads pada http://www.eBay.com dengan LINK ke halaman web kita.
  35. Post free ads kepada laman web lain dengan pautan ke laman web kita.
  36. Buat pertukaran LINK reciprocal dengan laman web lain.
  37. Sering promosi kita melalui seminar
  38. Daftra dan langganan iklan pada ezine atau newsletter yang popular.
  39. Iklankan pada halamna depan perhargaan produk lain
  40. Hasilkan ebook gratis dan taruh pada bagian atau halaman web free ebook
  41. Beli dan gunakan domain yang gampang diingati.
  42. Buatkan sesuatu yang agak controversi
  43. Hasilkan profil pada Amazon dan submit review bagi buku dan produk yang anda baca.
  44. Mulakan lens pada http://www.Squido.com
  45. Gunakan pertukaran trafik
  46. Pastikan borang referral adalah sama.
  47. Hasilkan produk yang mempunyai resell right dan masukkan pautan kita
  48. Email pada semua pengunjung yang ada daftar email anda.
  49. Daftar ke DMOZ.org
  50. Bersikap rendah hati (HUMBLE) dan selalu membalas kunjungan

Semoga tulisan ini bisa memberi gambaran tentang tata cara untuk meningkatkan website ataupun blag yang berhubungan dengan hukum. Apabila semakin banyak website yang ditulisan tentang hukum maka semakin banyak pula legal education yang mudah di dapatkan untuk masyarakat. Access legal information seluas luasnya untuk masyarakat di indonesia 🙂

Daftar Pusataka

http://m-alwi.com/seo/cara-meningkatkan-jumlah-pengunjung-atau-traffic-blog.html

http://www.lutfi-rifai.web.id/blog/cara-meningkatkan-jumlah-pengunjung.html

http://dismas070492.wordpress.com/2010/03/06/cara-meningkatkan-jumlah-pengunjung-blog/

http://adsense-bisnis.blogonsite.com/50-cara-meningkatkan-traffic-jumlah-pengunjung-blog-dengan-cepat/

Advertisements
18 Hukum & Teknologi, 36 Soal Ujian

Tanya Jawab Hukum & Teknologi (hukumonline.com)

ini ada lagi pertanyaan pertanyaan dari hukum online.. ayo siapa yang berani mencoba menjawab ini? kalo mau jawabannya langsung dan tidak mau menggunakan akalnyaterlebih dahulu untuk memikirkan jawabangnya langsung aja ke hukumonline.com .. namun sebaiknya mencoba mejawabnya dulu sendiri oke… ini bagian dari pembelajaran dari studi hukum online…

  1. Hukum mana kah yang berlaku (choice of law) dalam e-commerce? Dan pengadilan mana yang berwenang apabila terjadi dispute dalam e-commerce? terimakasih sebelumnya.
  2. Para pihak dalam perjanjian e-commerce disebut apa? dan apa hak dan kewajiban para pihak dalam perjanjian e-commerce? Apakah ada referensi tambahan tentang hal tersebut seperti buku atau makalah, terimakasih.
  3. Pada umumnya, hukum pidana konvensional (dalam KUHP) mengatur obyek yang berwujud, selain juga mengatur “perbuatan pidana” melalui organ tubuh manusia. Di sisi lain, pada dunia cyber, nilai ekonomi sering berbentuk immateriil, contohnya transfer / transaksi uang secara elektronik. Komputer juga digunakan sebagai peralatan untuk mengatur obyek yang bersifat data dan informasi melalui penggunaan perangkat keras maupun lunak (hardware dan software). Yang menjadi pertanyaan adalah apakah dapat pasal-pasal dalam KUHP (ps. 263, 362, 372, 378 dan 406) digunakan dalam kasus-kasus kejahatan dalam dunia cyber? Terimakasih.
  4. Bagaimana keabsahan suatu kontrak dan bentuk kontrak e-commerce, khususnya mengenai pembuktian dan masalah tanda tangan digital (digital signatur)? Terimakasih
  5. Apakah phising itu? Bagaimana pengaturannya dalam hukum kita? terimakasih.
  6. Dalam suatu kegiatan perdagangan online yg semakin marak ini, sering kali terjadi suatu kebingungan antara para pihak yg melakukan suatu perjanjian khususnya perjanjian jual beli. Kebingungan tersebut adalah diantaranya : Kapan Kesepakatan tersebut terjadi? Apa Dasar hukumnya, mengingat kita belum memiliki undang2 khusus mengenai transaksi elektronik?
  7. Misalnya kita hendah membuat suatu artikel atau media informasi yang akan di sebar luaskan dengan sumber atau gambar-gambar yang diambil dari internet atau media lainnya. Pertanyaanya : 1. Apakah hanya dengan menuliskan sumber berita dari media yang kita ambil tanpa meminta izin dari media tersebut merupakan pelanggaran hak cipta ? dan apakah sangsinya ? 2. Termasuk dalam jenis pendidikan atau komersialkah apabila kita mengirimkan artikel tersebut pada suatu media cetak dimana media tersebut bersifat komersial ? 3. Apakah bedanya bila kita mengambil gambar dari internet atau media lain dan menulis sumbernya dengan mengambil suatu informasi dari buku referensi dan menuliskan sumbernya, sedangkan kedua-duanya akan di sebar luaskan. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
  8. Cybersquater itu seperti apa dan bagaimana? Apakah sudah ada hukum yang mengaturnya? Apakah termasuk craker atau seperti apa? Apakah sudah ada kasus yang diadili tentang cybersquater ini? Bagaimana masalah cybersquater ini di Indonesia?
  9. Dalam menghadapi globalisasi TI, faktor-faktor apa yang menimbulakn tindak pidana cyber crime dan hambatan-hambatan apa yang dialami oleh para penagak hukum dalam menangani kasus ini
  10. Bagaimanakah pengaturan mengenai cyber crime di Indonesia? Dan jika dikaitkan dengan perlindungan konsumen, bagaimana pelaksaan perlindungan hukum terhadap konsumen/nasabah perbankan yang manderita kerugian akibat adanya cyber crime ini? 2. Topik apa yang paling menarik untuk diteliti dikaitkan dengan cyber crime ?
  11. Seperti apa sih tandatangan digital itu? Apakah konsepnya sama dengan “user” atau “password”, atau gabungan keduanya plus dengan image? Bagaimana mengadministrasikan perbedaan antara tandatangan digital Si A dengan Si B?
  12. Apakah Indonesia memiliki Undang-undang tentang cyber (internet). Saya mendapat somasi dari pengacara sebuah web local karena saya mengambil sebagian naskah dari web tersebut yang telah saya kompilasi.Apakah sudah ada Undang-undang yang mengatur dunia maya (virtual) tersebut mengenai penjiplakan. Dan yg dipakai dalam somasi tersebut adalah Undang-undang tahun 1987. Apakah Undang-undang penjiplakan di dunia nyata bisa digunakan untuk di dunia maya (internet). Saya mohon kejelasannya, terimakasih
  13. Seorang teman saya berkali-kali berhasil mencuri barang lewat internet. Dan yang hebatnya dari teman saya, dia berhasil membobol rekening kelas kakap dunia dan orang yang dicuri tidak merasa kecurian atau kehilangan uang tersebut. Padahal jelas uang tersebut diambil oleh teman saya. (Sekedar informasi, teman saya bisa menyiapkan uang sebesar 5 milyard dalam sehari). Pada mulanya saya pikir bohongan, lalu dia mencoba membuktikan dengan mengambil uang tabungan saya dari sebuah bank swasta nasional di Indonesia, meskipun akhirnya uang tersebut dikembalikannya lagi (saya tidak menyebut no.password dan dari bank mana tetapi hanya menyebutkan no.rekening saja). Barang terakhir yang dicuri adalah 3 buah motor Harley Davidson seri Heritage soft-tail. Dan pada saat ketangkap (itupun karena ada teman yang menginformasikan pada polisi bukan karena kepandaian polisi melacak pencuri). Namun beberapa saat kemudian dia dilepaskan dengan alasan tidak ada dasar hukumnnya (dan teman saya itu tidak mengeluarkan uang untuk menebus barang tersebut). Pertanyaan adalah apa benar tidak ada dasar hukumnnya kasus pencurian barang melalui internet diatas? Jika ada, tolong disebutkan dia bisa dikenai pasal berapa?
  14. Saya pernah melakukan suatu transaksi pembelian barang melalui internet, dengan sistim pembayaran dengan “tanda tangan digital”, setelah transaksi tersebut dilakukan, pihak penjual yang berjanji akan mengirimkan barang yang telah saya bayar dengan mekenisme tersebut tidak pernah mengirimkan barangnya, upaya hukum apa yang dapat saya lakukan? apakah perangkat hukum di Indonesia mengenal sistim pembuktian dengan data yang didapat di internet? seandainya transaksi tersebut saya lakukan dengan orang di Australia, hukum apa yang dapat saya pergunakan?
  15. Menurut hukum yang berlaku di Indonesia, apakah crawler diperbolehkan?

Piye apakah bisa menjawab pertanyaan ini tersebut.. malas ahhh…