38 Workshop

Lokakarya Gabungan BNPB – JICA tentang PRBBK di INDONEsia

Dalam upaya peningkatan ketahanan komunitas terhadap bencana, BPBD mengisiasai sebuah program bernama “desa Tangguh Bencna” uamg sudah efektif dimulai thuan 2012. Maksud program ini adalh untuk memfasilitas penguatan dan pengembangan program pemberdayaan menuju desa tangguh bencana. Singeri antara program program yang telah ada di desa menjadi satu kunci utama kesuksesan program ini. Oleh karena itu, kerjasama seluruh pihak diharapkan.

Berbagai LSM, insitutsi pemerintahan dan universitas di Indonesian telah melaksankan Pennaggulangan Becnan Berbasis Komunitas (PRBBK), terkadang berkolaborasi dengan organisasi intenational. Saat ini sangatlah penting untuk mengumpulkan pempelajaran dari kegiatan kegiatan terkait desa tangguh bencana yang akan datang. Pemahaman berbagai pihak tentang konsep desa tangguh juga penting untuk pelaksanaan program yang efektif.

Tujuan dari Workshop adalah untuk sosialisasi Perka BNPB no 1 tahun 2012 tentang Desa Tangguh Bencana, untuk melaksankan kegiatan PRBBK dan untuk mendapatkan pembelajaran dari PRBBK di Indonesia.

Program dan Pembiacara:

  1. Muhtarudin (BNPB) pembukaan
  2. Miki Kodama (JICA PROJECT TEAM) Pembukaan dan pengenalan Proyek JICA Project Team untuk peningkatan kapasitas penanggulangan bencana
  3. Sigit Padmono Dewo (BNPB) Konsep Desa Tangguh Bencana
  4. Ninil Miftahul Jannah – Perkumpulan Lingkar menjaslkan model desa tangguh bencana – Proyek CBDRR – Pembelajarna dai Kelompok Lingkar
  5. Eko Teguh Paripurno dari UPN menjaslkan Perjalanan Memahami PRBBK
  6. Bevita Dwi Meditwati dari PMI menjelaskan tentang program Pertama PMI
  7. Ikputra dari UGM : Belajar dari Upaya Jepang UGM dan PRBBK, studi kasus adptasi PRBBK jepang ke konteks Indonesia (IKC & Bokomi)
  8. Irina Rafliana dari LIPI – PRBBK .. some unmistakeble lessions”..

Beberapa Pembelajaran dari Workshop ini adalah sebagai berikut:

  1. Pentingnya transfer pengetahuan ke generasi berikutnya
  2. Perlunya mempertimbangkan peningkatan penyadaran kesiapan bencana di tingkat keluarga
  3. Beberapa panduan terkait PRBBK sudah pernah disusun. Aktor PRBBK sebaiknya mempergunakan panduan yang sudah ada secara optimal, daripada membuat yang baru.
  4. Workshop berikutnya akan diadakan oleh BNPB untuk melengkapi database terkait kegiatan PRBBK yang dilaksanakan oleh berbagai aktor di Indonesia.
  5. Konsep Desa Tangguh BNPB akan dikerjasamakan dengan pihak swasta untuk mendukung keberlanjutannya
Advertisements