Jakarta, 26 Juni 2010 mengikuti pelatihan yaang terakhir tentang GCG sekarang diadakan oleh FHS & Co. Adpun materinya adalah:
- GCG comprehensive understanding
- GCG strategy Map
- The role of stakeholders in GCG
- Best practices of GCG
Not just another blog on Indonesian legal studies
Not just another blog on Indonesian legal studies
Jakarta, 26 Juni 2010 mengikuti pelatihan yaang terakhir tentang GCG sekarang diadakan oleh FHS & Co. Adpun materinya adalah:
Jakarta, 6 November 2008 diadakan pelatihan kedua tentang GCG sekarang membahas assessment GCG. Adapun materi dalam workshop adalah:
Workshop ini diadakan oleh Shaf Consulting.
Jakarta, 30 Januari 2008 mengikuti workshop Good Corporate Goverance yang diadakan oleh Shaf Consulting. Materinya adalah sebagai berikut:
INi merupakan one day workshop dimana sesi pagi membahas tentang materi dan teori dan sorenya melakukan studi kasus.
Antonia bilang bahwa menjadi jurnalis di Ambon merupakan salah satu pekerjaan ang paling berat karena banyak tantangan yang dihadapi. Dan dari pengalaman dan cerita dari peserta maka mereka semua punyai pengalaman yang banyak berkaitan dengan meliput konflik.
Untuk menjadi jurnalis di ambon anda haru cerdas dan berani. dan sifat itulah yang anda miliki semua.
Saya berharap bahwa apa yang anda pelajar selama 3 hari pelatihan bisa bermanfaat saat anda kembali pada kerja sehari hari anda.
Saswati memberi penutupan dengan mengucapkan selamat untuk dengan para pihak. “PJ2 hanya akan mengundang 15 orang karena ada untuk menjamin kualitas para peserta agar tetap aktif. Semoga bisa ketemu tahun depan untuk PJ2.
Para peserta member kesan pesan kepada para fasilitator:
Pertama satu akan merasa bermanfaat dengan pelatihann ini karena alat ini bisa membantunya untuk menkoordinator para jurnalis yang ada di lapanagan. Peta konflik akan di buat agar bisa melakukan penugasa bagi para jurnalis di lapangan untuk melakukan wawancara dengan berbagai pihak di dalam peta tersebut.
Peserta kedua mengucapkan terima kasih atas pengetahuan dan keterampilannya.
Peserta ke tiga mungucapakan maaf karena sering muylai telat baik setiap pagi dan waktu istirahat yang sering molor namun sekaligus mengucapkan terima kasih atas pengetahuan baru yang diterima. Banyak informasi yang di dapatkan yang baru.
Pantia memberi pilihan apakah mau melaksanakan studi kasus yang sudah di siapkan atau ingin melakukan liputan tentang konflik di Ambon khususnya yang berkaitan dengan inisden 11 september 2011. Kalau melakukan studi kasus akan dilakukan berkelompok kalau pilih kasus ambon maka melakukannya secara individu.
Ada usulan bahwa untuk membuat alat bantu konflik dilakukan dengan berkelompok tapi untuk tulisan artikel maka harus tertulis. Ada saran dari Antonia untuk memilih kasus tentang ambon agar pecojon international bisa belajar dari kasus di Ambon agar dunia luar bisa paham tentang konflik ambon dengan menggunakan alat alat dalam analisa konflik dengan jurnalisme sensitive konflik.
Setelah di setujui semua pihak untuk membuat kasus ambon maka di beri kesempatan untuk kerja kelompok dan menulis artikel yang akan di kumpulkan jam 9 pagi besok hari dan dibagi 3 kelompok.
Kelompok melakukan presentasi masing masing alat bantu nilai dari peta konflik, timeline, segitiga kekerasan dan bawang konflik.
Dengan bertambahnya presentasi dari kelompok yang berbeda beda informasi semakin bertambah. Dan semakin melengkapi. Ini adalah manfaat dari memiliki sumber dari berbagai jurnalis agar gambaran lebih lengkap dan komprehensif.
Waktu mulai terbatas dan sampai dengan jumatan. Jumatan mulai jam 1.00 siang dan selesai jam 1.30. Oleh karena itu tidak bisa mellihat semua artikel yang dibuat oleh peserta tapi hanya bisa presentasi artikel 3 orang saja.
Artikel pertama dan kedua dan ketiga di presentasikan sampai tuntas. Habis selesai langsung pembagian sertifikat.
Ada 4 teknik yang bisa digunakan dalam konflik analisa
Saat melakukan wawancara dengan narasumber biasanya kita sulit ketemu apa kepentingan dibalik tuntutan. Namun Antonia menceritakan salah satu pengalamannya mewawancara seorang pemimpin kelompok pemberontak di Palestina. Pemimpin tersebut di anggapak sebagai pemimpin kelompok terrorist.
Orang ini sudah di wawancara oleh banyak orang sebelumnya. Tapi mereka Tanya hal yang sama seperti apa yang di inginkan apa tujuan organisasi anda. Tapi itu hanya mendenger tuntutuan tuntutan. Maka dia sudah terbiasa untuk hal tersebut dan jawabannya sudah dia siapkan untuk pertanyaan tanyaan itu.
Maka kita harus mencoba Tanya hal yain agar kita bener bener tahu apa kepentigan di balik tuntutan dian untuk Negara pelaestina yang merdeka tanpa ada pendudukan dari isreal. Kenapa dia mau rela berkorban hidupnya untuk mencapai keingin itu.
Maka saya Tanya ada yang dia pikirkan kalau dia mendengar kata keadilan, kata perdamaian, kata kesejahteraan? Di untuk tiga kalimat pertama mengunkapakan tuntututannya tapi habis itu dia leih membahas hal hal pribadi atau arti pribadi.
Lalu saya tanyakan dia kembali apa yang dia cita cita kan, apa yang dia impi impikan kalau perang sudah berakhir. Dia bilang bahwa dia ingin menjadi seorang dosen di universitas di palestina. Dia ingin membangun rmah dekat rumah kakaeknya krean waktu dia kecil dia sering ke sana dan duduk dijawah pohon jeruk. Dia ingin menam pohon jeru di rumnya itu agar bisa cerita pengalamannya kepada anak dan cucu dia tenatng kehiupannya. Itulah kepentingannya yang dari dalam lubuk hati.
Awalnya saya melakukan wawancara dengan seroang pemimpin kelompok terrorist dan pemberontak tapi habis selesai wawancara saya berbicara dengan seorang manusia. Tidak ada pihak yang sahat pihak yang setan atau monster mereka itu semua manusia kita itu semua manusia. Saat satu kelompok membenerkan pembunuhan terhadap orang lain itu sama sekali tidak manusiwai. Apalagi sampai di hilangkan dari peta bumi.
Antonia mencoba menjelaskan peranan jurnalis dalam sebuah masyarakat. Dimulai dengan sebuah masyarakt desa yang sederhana.
Di desa tersebut ada 10 rumah. Di tengah desa ad sumur yang merupakan sumber air bagi seluruh warga. Salah satu warga yang merupakan nenek nenek mempunyai kambing yang biasanya di ikat di rumahnya. Namun suatu hari kambingnya lepas dan haus dan mencari air. Kambing dating ke sumur untuk minum tapi malah jatuh kedalamnya.
Di utara sumur tinggal kepala desa, di bagian barat sumur tinggal rumah seorang insinyur dan bagian selatan sumur tinggal seorang pembuat tali. Dibagian timur ada seorang ibu dengan 3 anak kecil.
Suatu hari salah satu anak kecil mendengar ada suara kambing dalam sumur. Lalu laporkan ke ibunya. Ibunya langsung laporkan ke kepala desa. Dan kepala desa memberitahu ke nenek nenek bahwa kambingnya jatuh ke dalam sumur.
Habis itu berita tsebut berkembang dari mulut ke mulut sampai insinyur dan pembuat tali mengetahui bahwa ada kambing dalam sumur. Di masyarakat desa yang kecil infomrasi bisa beredar begitu cepat dan luas. Sampaii semua orang tahu sekarang bahwa ada kambing didalam sumur.
Apakah ini berita yang penting? Ada kambing didalam sumur? Penting karena ini merupakan sumber air warga. Kalau kambing tersebut mati dalam sumur dan lalu membusuk maka air warga akan menjadi racun.
Maka warga berkumpul semua di bawah pohon dan rapat di pimpin oleh kepala desa. Untuk membahas masalah kambing dalam sumur. Ada usulan dari insinyur untuk membuat alat untuk mengeularkan kambing dari sumur tapi dia tidak punya tali. Pembuat tali mau menyumbang tali agar kambingnya bisa di ambil. Namun melihat lubang sumur yang sempit maka orang dewasa tidak bisa masuk. Maka ada anak kecil yang berani bilang saya saya saya bisa masuk ke dalam sumur dan ambil kambingnya.
Dan habis itu kambingnya bisa keluarkan karena semua orang bisa memberi masukan yang mengatasi masalah yang ada. Maka nenek nenek tua langsung memasak kue buat semua orang yang ada.
Bagaimana dengan dunia kita sekarang ini? Kita semua seperti desa yang besar dimana kita butuh informasi agar kita bisa menyelesaikan maslah yang di hadapi. Dan juga kita harus bisa menyuarakan pendapat kita dan member masukan kita.
Oleh karena itu merupakan tugas kita sebagai jurnalis untuk member informasi kepada masyarakat tentang apa yang sebernaya terjadi dan juga menyuaraakn masukan dari masyarakt agar bisa mengatasi maslahnya.
Kalau bukan kita siapa? Yang mempunyai mandata ini. Karena siap lembaga me,mpunyai kepentingan kepetingan untuk mencapai tujuan tujuan mereka. Tapi kita satu satunya lembaga di dunia ini yang mengemban tugas untuk member informasi kepada masyarakt yang berimbang dan akurat.
Apa yang anda pikirkan kalau saya Tanya apa peranan jurnalis dalam masyarakat? Apa tugas dan tanggungjawab jurnlis dalam masyarakt?
Pendidikan? Sosialsasi? Pencerahan? Menyuarakan? Aspirasi? Memberi tahu? INformasi? Mengungkapkan Fakta? Mengkritik?
Ada dua peranan pokok jurnalis dalam masyarakat
Recent Comments