00 Kata Pengantar

Edisi : Summary of Semester 1 – 2018

Kata Pengantar 

 

Darwin, Sudah lega hampir satu semester sudah selesai dan persiapan memasuki semester 2 di tahun 2018 namun “ the journey is still along way“. Minggu Orientasi atau yang disebut sebagai “o-week” dimulai pada tanggal 9 Juli 2018. Guna melaporkan perkembangan yang terjadi di semester ini. Ada beberapa perkembangan yang menarik selama tinggal di Darwin, baik seputar akademik dan non akademik.

 Academic description 

  • Kegiatan Orientasi di Kampus
  • Finanlisasi Supervisor Agreement dengan Supervisor
  • Draft Proposal Penelitian
  • Menulis draft paper, abstrak dan submit untuk Konferensi International

Non Academic description 

  • Lapor Diri ke Konsulat di Darwin
  • Menjadi Anggota Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN)
  • Kegiatan Keagamaan Islam di Kampus dan Mesjid Terdekat di Darwin

Plan for next Semester 

  • Finalisasi Proposal Penelitian
  • Presentasi Proposal Penelitian – Confirmation of Candidature
  • Ethical clearance
  • Penelitian di Lapangan di Pusat

Publication & Award

  • Publikasi artikel ilmiah dalam jurnal dan proceeding – dalam Proses
  • Publikasi penulisan buku – dalam process
  • Memperoleh HAKI – Tidak
  • Memperoleh Penghargaan – Young Scientist Program di IRDR 2018
  • Memperoleh Publikasi di Media Massa – Inhouse IHD 2018 and Facebook Campus

Seminar and Training

  • Seminar – Mengikuti konferensi di Indonesia – Padang (ICDM 2018), rencana juga di Jepang (WSSF September 2018) dan Indonesia Palu ( ICUDR November 2018).
  • Training – Workshop yang di selenggarakan kampus maupun di luar kampus baik secara langsung maupun online

Social Activities

Organisasi Profesi

  • Institute of Resource Governance and Social Change (IRGSC) as a Non-residential Fellows 2018
  • Asian Cities Climate Change Resilience Network (ACCCRN) sebagai Anggota via conference pada tahun 2016
  • ASEAN Science-based Disaster Management Platform (ASDMP) sebagai Anggota via website 2018
  • Indonesia Disaster Research Network (IDRN) Kebencanaan Anggota  via facebook 2018
  • Integrated Research Disaster Risk (IDRD) –  Young Scientists Programme – 2018

Sosial Kemasyaratan

  • Indonesian Islamic Friendship Association (IIFA) Keagamaan Anggota 2018
  • Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia – Northern Territory (PPIA – NT) Kemahasiswaan Anggota 2018
  • Islamic Society of Darwin (ISOD) Keagamaan Anggota 2018
  • Panitia Pemilihan Luar Negeri – Northern Territory (PPLN – NT) Kemasyarakatan Anggota 2018
  • Australian Red Cross – Darwin – Northern Territory mendaftar untuk menjadi Kemanusiaan Relawan 2018
  • Northern Territory Emergency Services (NTES) mendaftar untuk menjadi Kemanusiaan Relawan 2018

Semoga tulisan tulisan kedepan bisa bermanfaat dan memberi gambaran mengenai progress penelitian s3 di darwin, NT, Australia. Semoga bermanfaat dan sukses selalu. Semangat belajar, bekerja dan mengabdi untuk Indonesia. Welcome to semester 2 – 2018 bersama beasiswa LPDP dan Kampus Charles Darwin University.

Darwin, 3 Juli 2018

 

Mujiburrahman

00 Kata Pengantar

Edisi : Hari Kesiapsiagaan Bencana National HKBN 26 April 2018

Kata Pengantar

26 April, merupakan tanggal yang istimewa karena merupakan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional di Indonesia. Tahun 2018 merupakan tahun kedua dirayakan di Indonesia. Salah satu kegiatan terbesar yang dilaksanakan adalah simulasi bencana serentak di seluruh wilayah Indonesia yang melibatkan lebih dari 20 juta peserta mulai dari anak anak, masyarakat, LSM, pemerintah daerah dan pemerintah pusat tersebar di 34 provinsi. Sementara, saat ini saya sedang di Darwin melanjutkan kegiatan penyusunan proposal penelitian berjudul “Governance and Decentralization of  Multi-hazard Early Warning System in Indonesia“. Sudah hampir 3 bulan tinggal di Darwin Australia dan banyak ilmu dan pengalaman yang didapatkan, masih ada 3 tahun dan 9 bulan lagi sampai bisa wisuda dengan predikat PhD di belakang nama. Beasiswa LPDP hanya didukung selama 4 tahun, maka harus lulus tepat waktu, jangan seperti waktu zaman S1 butuh 7 tahun dan S2 sampai 4 tahun sehingga terancam DO. Alhamdulillah keduanya lulus sebelum batas waktu dan sekarang bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi ke jenjang S3.

Pada Edisi ini, beberapa postingan kedepan akan fokus pada 3 bulan pertama di Australia dari tanggal 12 Ferbuari – 11 Mei 2018 . Penulisannya akan berupaya sama seperti penulisan laporan kepada LPDP, apa saja kegiatan yang dilakukan, mempertanggungjawabakan dana dari pungutan pajak rakyat Indonesia, oleh karena itu saya akan mencoba membagi  semua pengalaman akademis dengan semua orang yang tertarik.

Study Activities

  • Academic Description
  • Non Academic Description

Publication and Awards

  • Publikasi artikel ilmiah dalam jurnal dan proceeding
  • Publikasi penulisan buku
  • Memperoleh HAKI
  • Memperoleh Penghargaan
  • Memperoleh Publikasi di Media Massa

Seminar and Training

  • Seminar
  • Training

Social Activities

  • Organisasi Profesi
  • Sosial Kemasyaratan

Semoga tulisan-tulisan kedepan bisa bermanfaat bagi mahasiswa yang tertarik untuk melanjutkan studi di Charles Darwin University baik untuk S1, S2 maupun S3.

Darwin, 26 April 2018

 

Mujiburrahman

 

 

00 Kata Pengantar

Edisi – Minggu Orientasi di Charles Darwin University – 2018

Kata Pengantar

Saat tiba di Australia langsung mengikuti masa orientasi bagi mahasiswa baru baik untuk yang S1, S2 dan S3 di Kampus Charles Darwin University. Ada dua jenis orientasi yang saya ikuti pada 2 minggu pertama di Australia pertama yang diselenggarakan oleh International Dawrin House dan kedua yang diselenggarakan oleh kampus Charles Darwin University. Ada banyak kegiatan yang tersedia, namun saya hanya mengikuti beberapa saja.

Orientasi – International House of Darwin

  1. International House Darwin tour
  2. Cooking and laundry demonstration
  3. Smoothies
  4. Darwin/ Palmerston car cruise
  5. get activated computer lab
  6. Parap markets
  7. Cas beach picnic
  8. Welcome day

Orientasi – Charles Darwin University untuk semua mahasiswa baru

  1. Official Welcome
  2. Academic session – Master of Emergency and Disaster Management
  3. Library Tour
  4. Library 101
  5. Microsoft – Helpful hints for assessment
  6. Plagiarism and how to avoid it
  7. Indigenous knowledge and learning show case
  8. Summaries, paraphrase and quote
  9. Paragraph writing
  10. Exploring library search
  11. Note taking when reading and in lectures – best practice

Orientasi untuk mahasiswa international

  1. 2018 international students welcome reception oleh Pemda Northern Territory
  2. Pengantar tentang  office of international services
  3. Kehidupan di Australia dan Darwin – what you need to know
  4. Kesehatan fisik dan mental
  5. Budaya akademis di Australia
  6. Keamanan dan keselamatan
  7. Belajar di luar negeri
  8. Being an international students in Australia want are the rules?

Selama dua minggu di Australia, selama mengikuti orientasi – tidak ada tugas / PR sama sekali, tidak ada kewajiban untuk mengikuti masing masing sesi, tidak ada tekanan dari senior, tidak ada sesi kelas malam. Masa orientasi di CDU memiliki motto untuk “Navigate, Explore and Experience” yaitu mencari, menejalah dan mengalami. mungkin itu yang dibutuhkan untuk memulai semester baru, di kampus baru dan negara baru.

Selama orientasi, kampus menekankan pada budaya akademis dan memahami cara memanfaatkan fasilitas yang ada. Selama di Indonesia tidak pernah belajar secara khusus bagaimana mencatat dengan baik, atau apa itu plagiat dan cara menghindari “copy paste” dan tidak ada orientasi di kampus mengenai adat setempat maupun budaya. Mungkin saking lamanya sudah tidak berada di kampus di Indonesia, lupa apakah diajarkan bagaimana menulis sebuah paragraph dengan baik dan bener, terkahir kali waktu di SMA – belajar tentang tata bahasa. Waktu mahasiswa S1 maupun S2 jarang sekali ke perpus. Mungkin kebiasaan buruk saya, jarang di kampus waktu S1, S2 bisa diperbaiki saat S3 di Kampus.

Selain mengikuti Orientasi, mengikti bimbingan dengan supervisor and proses administrasi di kampus, beli kartu nomor telpon di Australia pake optus puls paket data, mencari makanan/ warung halal, jumatan di mesjid, daftar rekening bank – commonwealth bank, registrasi asuransi dengan Allianz – OSHC dan konversi SIM dari Indonesia ke Australia. Ada lowongan untuk untuk menjadi relawan di Australian Red Cross, sama program menjadi Student Ambassador di StudyNT dan peluang menjadi anggota Panitia

Untuk mengobati rindu Indonesia, setiap hari Video call dengan istri and anak walaupun ada perbedaan 3 jam – tetap semangat telpon. Begitulah, 2 minggu pertama di Australia. Terima Kasih kepada LPDP sudah memberi kesempatan dan membiayai perjalanan selama ini. tetap Semangat untuk Ph.D di bidang Humanitaraian, Emergency and Disaster Management. Edisi tahun ini akan, fokus pada kegiatan orientasi selama 2 minggu. Semoga bermanfaat.

Darwin, 24 Februari 2018

Mujiburrahman

 

 

 

Kegiatan Sosial Keagamaan

Kegiatan Sosial dan Keagamaan

Saat pindah ke Darwin, saya berencana untuk mengikuti beberapa kegiatan sosial dan keagamaan. Adapun kegiatan yang dimaksud adalah kegiatan yang berkaitan dengan menjadi mahasiswa di kampus Charles Darwin University (CDU), kegiatan yang sesuai minat dan bakat, kegiatan yang berkaitan dengan kemanusiaan dan terakhir kegiatan keagamaan. adapun rincian kegiatan adalah sebagai berikut:

  • Kegiatan Sosial dan olah raga di International Darwin House
  • Kegiatan dan Pelatihan Debate – di CDU Debate Club
  • Kegiatan yang diselenggarakan oleh PPIA NT atau konsulat
  • Kegiatan di CDU Muslim student Society dan kegiatan keagamaan lainnya yang di mesjid setempat
  • Terlibat dengan Australian Red Cross di Darwin – semoga cukup beranikan diri untuk mejadi donor darah
  • Terlibat di kegiatan Save the Children Australia di Darwin
  • Membuat cabang LPDP di Darwin

Semoga kegiatan kegiatan diatas bisa berjalan lancar. Perjalanan empat tahun masih panjang maka harus punya rencana yang jelas sebelum berangkat. Tulisan tulisan kedepan akan menceritakan kehidupan di Darwin.

 

Terjun ke Lapangan

Kegiatan lapangan Keliling Indonesia 2016 – 2018

Ada tahun 2016 memulai kerja dengan Yayasan Sayangi Tunas Cilik di Indonesia. selama hampir 2 tahun bekerja sudah keliling ke berbagai daerah di Indonesia.

  • Nusa Tenggara Timur di Sumba, Kupang dan Belu untuk memasalah kekeringan akibat elnino
  • Sumatera di Aceh, Padang dan Lampung untuk gempa di pidie jaya, banjir dan longsor d 50 kota and pelatihan di lampung
  • Jawa di Jakarta sebagai kantor pusat pusat Yayasan Sayangi Tunas Cilik, Jawa Barat (banjir – Bandung, Banjir – Garut danGempa Tasik) dan pelatihan di Jogjakarta –
  • Bali dan NTB untuk letusan gunung api Agung di Karangasem

Semoga bisa menuliskan pengalaman di masing masing daerah yang terkena bencana selama 2016 – 2018.