00 Kata Pengantar

Nonton Live di Youtube Webinar Hukum

Peluang dan Tantangan Profesi Hukum di Era New Normal | WEBMINAR LEGAL SERIES 4 LCDC

[WEBMINAR LEGAL SERIES 4 LCDC]

Paguyuban FH UGM 2002 bersama dengan Law Career Development Center (LCDC) FH UGM bekerja sama dalam melaksanakan Webinar dengan tema “Peluang dan Tantangan Profesi Hukum di Era New Normal”.

Paguyuban FH UGM 2002 melihat bahwa memang penting untuk berbagi pengalaman bersama dengan fresh graduates FH UGM sebagai salah satu bentuk sumbangsih kepada almamater, ditambah mengingat sedang terjadinya krisis berskala dunia yaitu Covid-19 yang mana tentu berpengaruh terhadap peluang karir di bidang hukum untuk para fresh graduates sehingga tantangan-tantangan yang akan dihadapi ke depannya tentu akan berbeda dengan yang biasanya.

Adapun pokok bahasannya:

  1. Hal-hal yang Berubah dalam Pengembanan Aneka Profesi di Bidang Hukum di Era New Normal. (Fakta dan kebutuhan perubahan prosedur/proses hukum)
  2. Tips and Trick Sukses Berkarir di Era New Normal Melalui Media Digital. (Tantangan dalam era new normal dan dalam menyikapi perubahan yang ada)
  3. Kiat Membangun Lawyer Entrepreneurship. (Peluang di era new normal dan terkait perubahan yang ada).

Narasumber:

  1. Dr. Dewi Lestari (Managing Partner Dewi Djalal and Partners)
  2. Anwar Khumaini, S.H. (Head of Merdeka.com Yogyakarta)
  3. Nien Rafles Siregar, S.H., M.H. (Managing Partner of Siregar Setiawan Manalu Partnership (SSMP))

Pelaksanaan

  1. Hari/tanggal: Sabtu, 8 Agustus 2020
  2. Pukul: 09:00-11:30 WIB
  3. Link Pendaftaran: bit.ly/KarirHukumNewNormal
  4. Link Google Meet: bit.ly/LegalSeries4LCDC
  5. Further inquires: IG @lcdcfh

Website: lcdc.law.ugm.ac.id

nb: E-certificate hanya diberikan kepada peserta yang mendaftar di link pendaftaran dan mengikuti webminar dari awal hingga akhir.

Kanal Pengetahuan FH UGM merupakan media akselerasi, aktualisasi dan diseminasi keilmuan hukum bagi sivitas akademika dan masyarakat, untuk mewujudkan Fakultas Hukum berkelas dunia yang kompetiti, inovatif, mengabdi kepada kepentingan bangsa dan kemanusiaan dijiwai nilai-nilai budaya bangsa berdasarkan Pancasila.

Viva Justicia!

00 Kata Pengantar

Sekarang Webinar : Peluang dan Tantangan Profesi Hukum di Era New Normal – 8 Agustus 2020 – Jam 9.00

Paguyuban FH UGM 2002 bersama dengan Law Career Development Center (LCDC) FH UGM bekerja sama dalam melaksanakan Webinar dengan tema “Peluang dan Tantangan Profesi Hukum di Era New Normal”.

Paguyuban FH UGM 2002 melihat bahwa memang penting untuk berbagi pengalaman bersama dengan fresh graduates FH UGM sebagai salah satu bentuk sumbangsih kepada almamater, ditambah mengingat sedang terjadinya krisis berskala dunia yaitu Covid-19 yang mana tentu berpengaruh terhadap peluang karir di bidang hukum untuk para fresh graduates sehingga tantangan-tantangan yang akan dihadapi ke depannya tentu akan berbeda dengan yang biasanya.

Adapun pokok bahasannya:
1. Hal-hal yang Berubah dalam Pengembanan Aneka Profesi di Bidang Hukum di Era New Normal. (Fakta dan kebutuhan perubahan prosedur/proses hukum)
2. Tips and Trick Sukses Berkarir di Era New Normal Melalui Media Digital. (Tantangan dalam era new normal dan dalam menyikapi perubahan yang ada)
3. Kiat Membangun Lawyer Entrepreneurship. (Peluang di era new normal dan terkait perubahan yang ada).

Narasumber:
1. Dr. Dewi Lestari (Managing Partner Dewi Djalal and Partners)
2. Anwar Khumaini, S.H. (Head of Merdeka.com Yogyakarta)
3. Nien Rafles Siregar, S.H., M.H. (Managing Partner of Siregar Setiawan Manalu Partnership (SSMP))

Pelaksanaan
1. Hari/tanggal: Sabtu, 8 Agustus 2020
2. Pukul: 09:00-11:30 WIB
3. Link Pendaftaran: bit.ly/KarirHukumNewNormal
4. Link Google Meet: bit.ly/LegalSeries4LCDC
5. Further inquires: IG @lcdcfh

Website: lcdc.law.ugm.ac.id

nb: E-certificate hanya diberikan kepada peserta yang mendaftar di link pendaftaran dan mengikuti webminar dari awal hingga akhir.

00 Kata Pengantar

Edisi – Butuh semangat untuk tetap menulis dan merevisi

Kata Pengantar

Hari ini baru mendaftar untuk semester 6 di tahun 2020 sudah memasuki tahun ke-3 di S3. Masih ada 1 tahun dan 6 bulan lagi. Tetap melanjutkan kegiatan penelitian sekarang di tahapan penulisan. Setelah semua data sudah dikumpulkan, baik bahan dokumen, laporan, hasil wawancara, FGD dan observasi sudah siap untuk menuliskan 100.000 kata, di dalam 7 bab di dalam disertasi. Sebelum ke lapangan sudah menulis sekitar 20.000 kata, maka membutuhkan 80.000 kata lagi. Semoga bisa diselesaikan dalam 6 bulan ke depan dan termasuk untuk kegiatan revisi dengan pembimbing. Mereka memberi saran kepadaku untuk tetap menulis 1000 kata dalam sehari. dengan produktifitas seperti itu maka bisa menulis 30.000 kata dalam sebulan dan 180.000 kata dalam satu semester / 6 bulan. Ini hanyalah sebuah rencana, yang biasanya terjadi kalo s3 banyak hambatan dan tantangan seperti waktu awal awal masuk dapat menulis 20.000 untuk proposal penelitian membutuhkan 2 tahun kurang.

Semester ini, saya berusaha untuk memfokuskan diri untuk mempertajam metodologi penelitian saya. Saat ini mempunyai akses ke SAGE Research Methods. Website ini sangat membantu saya dalam memahami metode penilitian yang saya pilih ada ebook yang bisa di download PDF sama ada video yang menjelaskan tips dan tricks untuk penelitian, baik di tahap penulisan proposal, pengumpulan data, analysis data sampai pada penulisan disertasi. Namun karena masih dalam bentuk trail access, hanya dapat menikmati sampai bulan September 2020. Rencana 3 bulan kedepan duduk manis didepan laptop dan download semua bahan yang dibutuhkan, mumpung masih gratis. Setelah itu di “lockdown“.

Bagian kajian pustaka atau “literature review” merupakan bagian penting dalam disertasi. Semenjak ujian proposal penelitian dan penelitian di lapangan, sudah begitu banyak paper di journal international yang sudah menulis tentang peringatan dini multi ancaman bencana. Oleh karena itu saya membuat alert atau notifikasi dari berbagai macam search engine seperti google scholar, primo ex libris by proquest company, sciencedirect dan lain lain. Membuat notifikasi dan alert untuk penelitian dan paper yang baru dari database jurnal. Cukup senang bisa memiliki akses untuk jurnal international.

Semester ini rencana mengikuti kegiatan untuk mempelajari skill baru dan mengasah skill yang lama yang disebut sebagai Research Enhancement Program. Adapun beberapa sesi yang menarik untuk diikuti dalam semester ini selama 2 minggu yaitu:

  1. Research Integrity
  2. Communication the impact of your research
  3. Research data management
  4. Staying well and productive in these difficult times
  5. Final year HDR students Completions Matersclass plus coaching
  6. Online Presentation Skills
  7. Finding the Research Literature
  8. Introduction to Intellectual Property and Patents
  9. Being creative in research : practice and process
  10. Social media and Impact
  11. Introduction to human research ethics
  12. Nerdview and information for research participants

Upaya ini dilakukan agar bisa tetap fokus untuk menulis, walaupun ada pandemi COVID-19 yang menyerang Indonesia dan Dunia. Semoga semester ini bisa lebih produktif lagi. Semakin dekat untuk lulus dan wisuda, walaupun perjalanan untuk menulis adalah sebuah perjalanan yang berat. “Skripsi/tesis/disertasi itu berat, kamu gak akan kuat. biar aku saja”.

Serpong, 23 Juli 2020

Mujiburrahman

18 Hukum & Teknologi

Teknologi 5G dan Hukum di Indonesia

Indonesia masih jauh dalam mengadopsi teknologi 5G. Bahkan saat negara tengga mulai menerapkan infrastruktur jaringan 5G, Indonesia masih belum maksimal infrastucture 3G dan 4G di Indonesia. Ada “blankspot” internet di 15.000 desa yang artinya tidak ada internet atau jaringan internetnya jelek sekali. Hal tersebut menyulitkan kegiatan Work From Home ataupun School from Home”, penelitian dari INOVASI menyebutkan bahwa hanya 28% perserta didik dapat menikmati media pembelajaran secara online, sisanya belajar secara offline. Lebih miris lagi adalah jumlah desa tanpa listrik sama sekali, menurut data ESDM pada tahun 2019 terdapat 2500 tanpa listrik. Namun bagi daerah yang terpencil walaupun ada sambungan aliran listrik hanya menyala 5-12 jam perhari. Masih ada kesenjangan internet dan listrik di Indonesia. Kita harus mengakui ada “Digital Divide” di Indonesia. Kesenjangan Digital bisa menjadi masalah baru apabila tidak diatasi.

Saat membahas persiapan 5G di Indonesia, harus melihat Petanya dulu. Negara mana saja yang sudah menadopsi dana apa saja permasalahannya. Ada petanya bisa dilihat dibawah ini:

Dari peta tersebut hanya Eropa, Amerka dan beberapa negara di Asia dan Pacific yang mengadopsi teknologi 5G. Masalah terbesar terkait 5G adalah aturan hukum dari negara barat untuk menggunakan jaringan 5G buatan china. Teman teman yang konsentrasi Hukum Dagang International pasti tertarik untuk meneliti atau mengamati perkembangan teknologi 5G Huawei dan trade ban oleh Amerika Serikat dan Eropa. Trade ban dengan alasan “Threat to National Security” yaitu keamanan negara. Tuduhan bahwa akan dimanfaatkan untuk kegiatan mata mata. Apakah ini sebagai bentuk “Digital Imprelialism”?

Apa itu 5G? 5G itu kepanjangan dari bahasa Inggirs Fifth Generation (Generasi Kelima) adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut generasi kelima sebagai fase berikutnya dari standar telekomunikasi seluler melebihi standar 4G. Diprediksi diprediksi kecepatan maksimalnya dapat mencapai 100 kali lebih cepat dibanding teknologi 4G, atau lebih tepatnya 10Gbps (10 Giga bit per detik). Internet yang cepat bisa membawa manfaat untuk Artificial Intelegence, Virtual Reality, Augmented Reality dan beberagai macam aplikasi lainnya.

Edmon Makarim, Dekan Fakultas Hukum, Universitas Indonesia menyebutkan bahwa “Untuk sementara jika belum ada aturan tersebut, manfaatkan sebaik mungkin UU Informasi Teknologi Elektronik (ITE) dan Permenkominfo No. 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik”. Apabila kita ingin terbuka dengan menerima Teknologi 5G kita harus siapkan peraturan tambahan yaitu Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan data Pribadi dan RUU Ketahanan Siber.

Selain kerangka hukum untuk menyiapkan teknologi 5G, kita harus menyiapkan pemahaman masyarkat soal “Digital Literasi”. Bayangkan di Indonesia memiliki 140 juta, akun di social media. Sering disebutkan bahwa Indonesia adalah ibu kota social media di Dunia. Ini penting karena Berdasarkan Kemenkominfo, 1 Januari hingga akhir Juli 2017, terdapat banyak kasus pengaduan konten negatif. Konten SARA mencapai puncak tertinggi pada Januari 2017 dengan 5.142 aduan. Sementara itu, media sosial yang berbau pornografi berjumlah 9.000 lebih dan konten hoax sekitar 6.632. KIta harus hati hati dalam pemanfaatan internet. Oleh karena itu menurut UNESCO, Digital literacy merupakan “kemampuan untuk mengakses sumber berita dan mengevaluasi secara kritis dan menciptakan informasi melalui teknologi digital”. Kemampuan yang dimaksud adalah accessing, managing, evaluating, integrating, creating, dan communicating information.

Semoga kedepan, Indonesia dapat menikmati jaringan 5G untuk kemasalahatan umat beserta bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

19 Bahasa Inggris, Teofl

Tips Bahasa Inggris untuk Sarjana Hukum

Semenjak duduk di bangku kuliah hampir 20 tahun yang lalu (2002), sudah sadar bahwa Bahasa Inggris itu penting untuk dikuasi bagi masa depan. Selain untuk proses belajar, bahasa Inggris penting untuk karir. Pertama tama harus mempunyai motivasi untuk belajar bahasa Inggris.

Untuk jalur academik para sarjana hukum apabila ingin melanjutkan studi hukum di luar negeri baik untuk s2 maupun s3 harus memiliki nilai Toefl ataupun IELTS yang cukup tinggi. Apalagi ingin masuk ke law school terbaik di dunia. Sebagai contoh LLM program di Harvard Law School membutuhkan minimal nilai Internet Based ToEFL (iBT) 100, dengan nilai rata-rata 25 untuk masing masing bagian ujian terdiri dari Reading, Listening, speaking dan Writing. Sama seperti apabila ingin menggunakan tes IELTS di Georgetown Law Center, membutuhkan nilai total IELTS 7.5, dan masing masing bagian dengan nilai minimal 7.0. untuk reading, listening, speaking dan writing. Profesor Ahli Hukum Internasional, Hikmahanto memberikan tips untuk calon mahasiswa yang ingin mengambil kuliah jurusan Hukum agar bisa diterima di universitas yang berkualitas yaitu mahir berbahasa Inggris dan pandai matematika. “Orang hukum harus banyak baca. Kalau kita punya keterbatasan bahasa, itu kita enggak bisa membuka pintu dunia perdebatan hukum di luar negeri,”. Dia menyebutkan, “Orang hukum itu tidak cukup hanya menghafal pasal saja, tetapi juga harus pandai bermain dengan logika”.

Secara karir, Gaji lebih mengiurkan apabila menguasi bahasa Inggris. Para lawyer dengan posisi associate bisa mengantongi gaji Rp29 juta hingga Rp108 juta per bulan (gross). Data tertinggi untuk gaji partner bisa mencapai Rp183juta per bulan. Laporan mengenai besar gaji lawyer kali ini diperoleh dari “Salary Survey  2020- Greater China & South East Asia” oleh Robert Walters.  Selain itu, Direktur Legal PT Vale Indonesia Tbk Ratih Amri menyampaikan, dengan mengerti bahasa asing, kita akan mendapat keuntungan dengan mengerti pembicaraan klien ketika mereka sedang negosiasi. “Kita bisa dapat bargain position juga kalau kita ngerti apa yang mereka omongin,” ujar Ratih. Adapun tips untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris adalah sebagai berikut:

Tips untuk Reading :

  • Baca dalam bahasa Inggris sesering mungkin
  • Gunakan pengetahuan Anda tentang tata bahasa untuk memahami bagian-bagian sulit dari suatu bacaan
  • Terus kembangkan pengetahuan kosakata anda
  • Perluas kosakata anda dengan menganalisis bagian-bagian kata
  • Belajarlah untuk mengenali gaya yang berbeda sehingga anda dapat memahami bagaimana artikel atau teks disusun

Tips untuk Listenning

  • Berlatihlah mendengarkan sesuatu dalam bahasa Inggris setiap hari, dan secara bertahap tingkatkan waktu yang Anda dengarkan
  • Gunakan sumber daya di komunitas Anda untuk berlatih mendengarkan Bahasa Inggris
  • Mulailah bersiap untuk situasi akademik
  • Dengarkan sinyal yang akan membantu Anda memahami pengaturan pembicaraan, koneksi antara gagasan dan pentingnya gagasan

Tips untuk Speaking

  • Kembangkan persahabatan dengan orang-orang yang ingin berbicara bahasa Inggris dengan anda
  • Rekam diri anda berbicara dalam bahasa Inggris
  • Berlatihlah berbicara untuk waktu terbatas pada berbagai topik tanpa banyak persiapan
  • Dengarkan buku audio dan podcast
  • Berlatih berbicara tentang masalah sehari-hari yang relevan dengan kehidupan siswa
  • Berkonsentrasilah untuk berbicara dengan jelas, dengan pengucapan dan intonasi yang baik
  • Dengarkan radio dan tonton TV dan film
  • Latih pengucapan dan intonasi dengan membaca dengan keras

Tips untuk Writing

  • Baca dan dengarkan artikel akademik dan materi lain dalam bahasa Anda sendiri
  • Dengarkan rekaman kuliah dalam Bahasa Inggris. Berlatihlah menemukan poin utama dan mencatat
  • Pelajari frasa penting yang membantu anda mengetahui apa yang terjadi
  • Berlatihlah menulis kalimat yang secara tata bahasa benar dan gunakan kata-kata yang tepat untuk merangkum informasi dari teks dan materi kuliah
  • Belajarlah untuk memperhatikan ide-ide yang berbeda tentang suatu topik, dan untuk menemukan persamaan dan perbedaan pendapat
  • Baca 1 artikel panjang dalam Bahasa Inggris dari majalah atau situs web setiap hari
  • Baca artikel akademis singkat tapi menarik di majalah dan situs web dalam bahasa Anda sendiri setiap hari
  • Berlatih menggabungkan informasi yang telah anda dengar dan baca ke dalam ringkasan tertulis
  • Dapatkan buku yang mengajarkan berbagai jenis kata penghubung
  • Berlatih menulis dan mengetik bahasa Inggris setiap hari
  • Perhatikan tata bahasa dan struktur kalimat anda
  • Pelajari organisasi paragraf dan esai yang baik
  • Perhatikan bagaimana ide mendukung pernyataan
  • Perhatikan bagaimana anda mengembangkan ide
  • Terus tingkatkan kemampuan menulis bahasa Inggris Anda

Semoga tipsnya bermanfaat. Ayo belajar bahasa Inggris. Kalo ada teman teman yang ingin diskusi tentang Bahasa Inggris, TOEFL atau IELTS bisa share in komentar dibawah ini. Pada tahun  2010 nilai saya iBT adalah Reading 21, listening 29, speaking 26 dan writing 22 maka total score adalah 98. Lalu setelah 5 tahun berikutnya, 2015 nilainya naik Reading 21, listening 30, speaking 24 dan writing 28 maka total score adalah 103.